Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Shutterstock.com)
Dream - Kita sudah berada di penghujung bulan Ramadan. Mungkin di antara kita ada yang semangat ibadahnya agak mengendur, padahal di sepuluh hari terakhir Ramadan terdapat Laulatul Qadar.
Sehingga sangat sayang apabila semangat kita menurun di sepuluh hari terakhir Ramadan. Apalagi saat semua orang berlomba menyambut Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan.
Agar tetap bersemanagat hingga akhir Ramadan, maka dibutuhkan kondisi tubuh yang terus fit. Stamina harus tetap dijaga, karena tubuh yang bugar membuat kita tetap semangat selama menjalankan puasa.
Berikut tip agar kita tetap semangat dalam menjalankan puasa.
Meyakinkan Diri
Mungkin kita menemui banyak tantangan selama berpuasa. Tak hanya menahan diri dari makan dan minum, kita juga harus mengekang hawa nafsu selama berpuasa. Kita harus menekan emosi dan pikiran negatif. Agar tetap semangat, kita harus punya motivasi tinggi untuk menyelesaikan puasa hingga hari terakhir.
Makan Sahur Secukupnya
Jangan makan berlebihan saat santap sahur maupun berbuka puasa. Sebab, terlalu banyak makan saat sahur bakal membuat kita ngantuk pada siang hari. Makanlah dalam porsi sedang.
Pilih menu seimbang, karbohidrat, protein, dan serat, dalam menu. Makanan yang seimbang akan membuatmu kenyang lebih lama saat puasa.
Sesuaikan Waktu Tidur
Jika biasa tidur larut malam, ubahlah. Cobalah tidur lebih awal karena harus bangun lebih awal untuk makan sahur saat menjalani puasa.
Setelah sahur dan sholat Subuh mungkin lebih baik tidak tidur karena bisa membuat kita merasa lesu setelahnya. Lebih baik melanjutkan olahraga atau aktivitas memberi energi lainnya.
Lakukan Olahraga
Manfaatkan waktu pagi hari untuk berlahraga, misalnya setelah sholat Subuh, seperti pemanasan, atau jalan-jalan santai. Olahraga akan membantu tetap rileks dan segar dan menghindarkan dari rasa kantuk.
Hindari Kafein
Pada hari-hari biasa, kafein dapat membantu terjaga terutama saat merasa mengantuk. Namun, saat bulan puasa, tidak disarankan mengkonsumsi kafein saat sahur atau berbuka puasa karena dapat melukai lambung dan membuat mual.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya