Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Bendera Arab Saudi (Foto: AFP/Fayez Nureldine)
Dream - Pemerintah kerajaan Arab Saudi menyita mainan anak berwarna pelangi dari sejumlah toko di negaranya. Tindakan itu sebagai bentuk sikap penolakan kerajaan Saudi terhadap homoseksualitas atau LGBTQ (lesbian, gay, biseksual, transgender, queer).
Selain mainan, seperti mengutip laporan dari saluran berita Al-Ekhbariya yang dikelola pemerintah Saudi pada Selasa 14 Juni malam, pejabat Arab Saudi menyita busur, rok, topi, dan tempat pensil berwarna pelangi di toko-toko ibu kota..
" Kami memberikan tur barang-barang yang bertentangan dengan agama Islam dan moral publik dan mempromosikan warna homoseksual yang menargetkan generasi muda," kata seorang pejabat dari Kementerian Perdagangan, seperti dikutip dari laman Channel News Asia, pada Jumat, 17 Juni 2022.
Seorang jurnalis juga mengatakan dalam laporannya, sambil menunjuk ke arah bendera pelangi bahwa bendera homoseksual ada di salah satu pasar Riyadh.
" Bendera homoseksual ada di salah satu pasar Riyadh," katanya. Warna-warna itu mengirimkan " pesan beracun" kepada anak-anak, kata laporan itu.

Di Arab Saudi, homoseksualitas merupakan pelanggaran berat, dengan interpretasinya yang ketat terhadap hukum syariah Islam yang menjadi dasar dari seluruh sistem peradilannya.
Pada April 2021, kerajaan Arab Saudi mengatakan telah meminta Disney untuk memotong " referensi LGBTQ" pada film Doctor Strange In The Multiverse Of Madness, film Marvel terbaru, tetapi Disney menolak.
Film tersebut akhirnya tidak diputar di bioskop-bioskop Saudi.
Animasi terbaru Disney Lightyear, yang menampilkan ciuman sesama jenis, juga telah dilarang di Arab Saudi dan lebih dari selusin negara lain.
Informasi ini diketahui dari sumber yang dekat dengan Disney yang mengatakan kepada AFP saat Selasa, 14 Juni 2022, meskipun pihak Riyadh belum mengomentari film itu.
Laporan Al-Ekhbariya saat Selasa juga menunjukkan gambar diam Benedict Cumberbatch di Doctor Strange dan anak-anak asing yang tampaknya mengibarkan bendera pelangi.
Laporan itu tidak merinci berapa banyak perusahaan yang menjadi sasaran atau barang-barang yang disita dalam operasi Kementerian Perdagangan. Pejabat Saudi sendiri belum menanggapi permintaan komentar AFP pada Rabu, 15 Juni 2022.
Sumber: Channel News Asia
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya