Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Transformasi Bocah Tergemuk Di Dunia Arya Permana Dapat Sorotan Media Inggris
Dream - Nama Arya Permana sempat jadi perbincangan warga Indonesia pada 2016 lalu, karena berat badannya yang mencapai 193 kg. Akibat obesitas yang parah, Arya sampai harus berhenti sekolah.
Setiap hari remaja tersebut hanya di rumah karena tak bisa bergerak dengan leluasa lantaran berat badannya yang abnormal jika dibandingkan bocah seusianya.
Tubuhnya yang terlalu berat membuat Arya hanya bisa duduk-duduk saja. Untuk ke kamar mandi, ia harus menyeret tubuhnya. Bahkan sesekali harus mandi di luar rumah.
Karena kondisi obesitas parah yang dideritanya, Arya sampai pernah dikenal sebagai bocah paling gemuk di dunia.
Dulu, Arya bisa makan lima kali dalam sehari. Dia selalu merasa lapar, muda lelah dan terengah-engah.
Kondisi obesitas yang cukup parah, membuat Arya harus mendapat perawatan medis pada 2017. Sederet usaha dilakukan untuk menurunkan berat badannya.
Arya pernah menjalani operasi lambung hingga mengikuti saran para ahli diet dengan tidak mengonsumsi makanan dan minuman manis.
Saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung, Arya sempat dikunjungi oleh politisi sekaligus anggota DPR Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa Kang Dedi.
Kang Dedi juga membagikan foto Arya sedang berdiri bertelanjang dada sambil memakai sarung di teras rumahnya, dengan obesitas yang parah.

Namun pada tahun 2020 lalu, bocah 16 tahun itu berhasil menurunkan berat badan. Sebanyak 110 kg 'dihilangkannya' dan berat Arya tinggal 83 kg.

Arya juga dibantu melakukan beberapa latihan fisik untuk mendapatkan berat badan yang ideal untuk remaja seusianya dari binaragawan, Ade Rai.

Remaja yang bercita-cita jadi atlet itu pun bertransformasi menjadi sosok pria yang gagah. Penampilannya yang sekarang terlihat begitu ganteng, dengan kacamata.
Rupanya, viralnya keberhasilan Arya menurunkan berat badan tidak hanya menarik perhatian media lokal, tapi juga mancanegara.

Baru-baru ini Daily Star mengunggah berita tentang keberhasilan bocah paling gemuk di dunia itu menurunkan berat badannya secara drastis.

Dengan judul " World's fattest boy undergoes incredible transformation and is now unrecognisable" , media Inggris itu menceritakan perjuangan Arya mengatasi obesitasnya.
Arya yang sebelumnya dikenal sebagai bocah tergemuk di dunia mengalami transformasi luar biasa dan sekarang penampilannya bikin pangling.

" Arya Permana, 16 tahun, sekarang terlihat tampan setelah mengurangi berat badannya dengan bantuan diet ketat dan rutinitas latihan ketat yang dirancang pelatih kebugaran," tulis media tersebut.
Media tersebut bercerita Arya dulu mengalami obesitas parah saat usianya 9 tahun. Saat itu berat badannya mencapai 190 kg. Dia terkadang harus mandi di kolam karena ukuran badannya yang sangat besar.
Tetapi kini Arya sudah bisa bernapas lega sejak berat badannya akhirnya bisa turun drastis melalui berbagai usaha medis dan latihan fisik bersama Ade Rai.
Sumber: Daily Star
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya