Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Momen Manis Pertemuan Kapolres Tapsel dengan Nenek ODGJ yang Ditendang Pelajar Brutal, Disuapi Mi Instan

Reporter : Okti Nur Alifia
Selasa, 22 November 2022 09:35
Momen Manis Pertemuan Kapolres Tapsel dengan Nenek ODGJ yang Ditendang Pelajar Brutal, Disuapi Mi Instan
Begini kondisi nenek ODGJ korban penganiayaan remaja brutal.

Dream - Belum lama ini seorang nenek Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan sejumlah remaja. Remaja tersebut bertingkah brutal dengan menendangi nenek itu.

Peristiwa ini menjadi viral dalam video yang tersebar di jagat maya. Pelaku pun sudah diamankan oleh petugas Polres Polres Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara.

Perwakilan orangtua dari para remaja diketahui sudah meminta maaf di salah satu kantor desa di Kabupaten Tapsel. Dalam kesempatan itu juga hadir pejabat pemerintah setempat.

" Ucapan maaf itu tercetus oleh perwakilan orangtua di hadapan Kasat Reskrim Polres Tapsel, AKP Paulus Robert Gorby Pembina, SIK, dan Plh Kasi Humas, Briptu Erlangga Gautama Nasution, SH, dan jajaran," dikutip dalam penjelasan tertulis di akun Instagram Polres Tapsel.

Lalu bagaimana kondisi nenek ODGJ itu? Satreskrim Polres Tapsel pun sudah menemukan sang nenek. Korban dibawa ke Dinas Sosial untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. 

1 dari 5 halaman

" Setelah mengamankan para pelajar yang kuat dugaan melakukan penganiayaan, kami berhasil menemukan korbannya, pada Sabtu (19 November 2022) sekira pukul 20.00 WIB,” ucap Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Imam Zamroni.

nenek odgj

Di balik pertemuan Kapolres Tapsel AKBP Imam Zamroni dengan nenek ODGJ, ada momen haru yang terlihat. Perwira polisi itu terekam menyuapi korban saat makan mi.

" Mari makan mienya, Inang (ibu-red). Enak loh ini mienya,” ajak Kapolres, dia seolah begitu akrab dengan ibu paruh baya tersebut. 

2 dari 5 halaman

 “ Inang suka mie, ya? Yang enak ya Inang makannya, biar sehat terus,” ucap Kapolres yang sesekali juga mengajak berbincang korban tersebut.

nenek odgj

Nampak Imam Zamroni memperlakukan korban dengan penuh ketulusan bak orang tua sendiri. Dia bahkan tak ragu untuk mengupas bungkus mi instan. Disebut, mi instan adalah makanan kesukaan sang nenek.

“ Nanti Pak, kami mohonkan agar Ibu kita ini, mendapatkan penanganan yang maksimal. Kami mohon juga untuk terus koordinasi dengan kita terkait penanganan Ibu kita ini,” tutur Kapolres ke pihak Dinas Sosial Tapsel yang juga hadir dalam kesempatan itu.

3 dari 5 halaman

Dia  juga mengarahkan Kasat Reskrim Polres Tapsel, AKP Paulus Robert Gorby Pembina, SIK, untuk terus memonitor terkait informasi keluarga ataupun penanganan korban lebih lanjut.

nenek odgj

“ Kita harus upayakan yang terbaik dan maksimal kepada Inang kita ini,” jelasnya kepada Kasat.

4 dari 5 halaman

Momen ini lantas mencuri perhatian publik yang salut akan sikap Kapolres, dengan pengabdiannya untuk masyarakat.

" Angkat topi yg setinggi tingginya kapolres tapsel."

" Luar biasa,,pengabdian terbaik buat masyarakat."

" Sungguh Mulia bpk kapolres ❤️."

" Walaupun ODGJ dia tetap manusia. Tidak sepantasnya anak-anak itu memperlakukan nya seperti binatang. Saluutttt untuk tim polisi yang gercep menangkap pelaku❤️❤️❤️❤️. #citra polisi harus kembali baik, #polisi pengayom masyarakat 😍."

5 dari 5 halaman

Video Pelajar Tendang Nenek Renta di Jalan, Warganet Minta Usut Tuntas

Dream - Belakangan ini, terdapat beberapa kasus penganiayaan yang melibatkan anak sekolah. Salah satunya penganiayaan yang terjadi di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

Sekelompok pelajar tampak menganiaya seorang nenek. Hal tersebut terekam pada video yang viral di media pada Sabtu sore kemarin melalui akun Facebook Indah Pua Maharani Sr.

Video tersebut menayangkan sekelompok pelajar yang mengendarai motor dan tiba-tiba berhenti di pinggir jalan. Mereka pun menghampiri nenek yang berada di tempat yang sama. Tiba-tiba, pelajar menendang nenek itu tanpa sebab. Nenek pun tersungkur, histeris, dan kabur.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki kejadian tersebut dan mencari orang yang terlibat dalam video itu. Polisi juga berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan pihak sekolah pelajar dalam video.

" Kami juga akan memanggil para orang tua pelaku dan tokoh masyarakat untuk mencari solusi upaya pencegahan agar tidak terulang kembali kejadian seperti di video di wilayah kita," ujar AKBP Imam Zamroni, Kapolres Tapanuli Selatan, Sabtu 19 November 2022 dilansir dari Merdeka.com.

Beri Komentar