Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Transformasi Layanan Kesehatan Berbasis Masjid (ist)
Dream - Forum Inisiatif Ekonomi Masjid (I-EMAS) menggelar dialog publik terkait transformasi layanan kesehatan berbasis masjid pada Senin, 23 Januari 2023, di Aula Sakinah Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta.
Salah satu narasumber dalam dialog tersebut, Sekretaris Jenderal PB IDI, dr. Ulul Albab, Sp. OG, menyatakan bahwa masjid sebagai sentra pendidikan, ekonomi, dan kesehatan.
Menurut dia, ada dua langkah yang harus dilakukan untuk pemberdayaan kesehatan melalui masjid.
" Pertama, masjid yang kita dorong untuk melakukan ibadah yang sehat atau yang kedua masjid juga bisa menjadi tempat layanan kesehatan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa 24 Januari 2023.
Ulul Albab mencontohkan Masjid Nabawi yang bisa dilihat bersama bahwa kini menjadi contoh semua urusan bersatu mulai dari keagamaan, ekonomi, serta politik bahkan kesehatan.
" Kita dari IDI berharap bahwa dialog ini merupakan langkah pembuka transformasi kesehatan berbasis masjid," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pokja Kesehatan I-EMAS, Ardiansyah Bahar memaparkan sejumlah program yang bisa diadaptasi untuk menjalankan transformasi layanan kesehatan berbasis masjid.
" Misalnya, mulai dari membuat kuliah pakar, infografik, layanan konsultasi, layanan home-care syariah dan masih banyak layanan kesehatan lainnya," kata Ardiansyah.
Founder I-EMAS, Arief Rosyid, mengatakan pentingnya masjid sebagai salah satu ikon pemberdayaan Islam dan salah satu elemen yang perlu diperhatikan adalah bidang kesehatan.
" Jadi kegiatan ini adalah bentuk validasi dari semangat pemuda dan juga sebagai salah satu ikhtiar untuk memberdayakan potensi untuk mendorong kemajuan umat Islam khususnya dalam bidang kesehatan. Konsep transformasi layanan kesehatan berbassis masjid ini harus dieksekusi, dan kedepan akan terus diperbaiki," ujar Arief.
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama
