Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ular Itu Terkena Duri Dari Landak Yang Hendak Dimangsanya (Sumber: Elite Readers)
Dream - Rekaman video memperlihatkan seekor ular boa constrictor berjalan sembari menggeliat. Binatang melatan itu sangat kesakitan. Di tubuh tertancap banyak duri.
Rupanya, ular yang aktif di malam hari itu baru saja menyerang dan mencoba memangsa seekor landak. Tetapi, landak tersebut membela diri dengan duri-duri tajam di tubuhnya.
Dilansir dari Elite Readers, tampak sang ular mengalami penderitaan yang luar biasa karena harus merayap sambil menahan sakit.
Video tersebut mendapat respons beragam dari netizen. Sebagian merasa kasihan dengan ular itu. Tetapi, banyak juga yang menganggap ular itu pantas mendapatkan balasan atas tindakannya.
Ular boa constrictor merupakan spesies paling populer di kalangan pencinta ular. Dia dianggap salah satu ular terbesar selain piton dan anaconda.
Ular ini banyak ditemukan di Amerika Utara, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan, serta pulau-pulau di Kepulauan Karibia.
Makanan utama reptil yang panjangnya bisa mencapai 13-18 meter ini adalah kelelawar, tikus, burung, dan kadal. Mereka butuh sekitar 4 sampai 6 hari untuk mencerna makanannya.
Semakin tua dan besar ular boa constrictor, semakin besar pula ukuran mangsa mereka.
© Dream
Dream - Seorang pawang ular di Provinsi Limpopo, Afrika Selatan tak menyangka bertemu dengan seekor ular piton besar sepanjang 3,9 meter di sebuah lahan pertanian.
Jaco Kotze terkejut ketika sedang berburu ular di lahan pertanian Vlakfontein di Groblersadal. Dia melihat seekor ular piton yang berukuran sangat besar.
Kotze kemudian merekam peristiwa tersebut dan membagikannya di portal berita Netwerk24. Sejak itu, video tersebut menjadi viral di media sosial.
Dalam video tersebut, terlihat ular piton sedang menelan seekor impala yang membuat tubuh bagian tengahnya membesar.
Saat Kotze mendekat, ular tersebut berusaha memuntahkan mangsanya. Setelah berusaha keras, ular itu akhirnya berhasil mengeluarkan mangsanya dengan kaki impala terlebih dahulu menjulur keluar.
© Dream
Dream - Penduduk sebuah desa di Nigeria membunuh seekor ular raksasa karena dikira makan hewan ternak. Namun setelah tubuh ular yang membengkak itu dibelah, mereka menemukan hal yang mengejutkan.
Media lokal melaporkan awalnya orang-orang mengira ular itu memakan hewan ternak karena tubuhnya membengkak.
Tetapi setelah dibunuh dan dibelah, mereka menemukan ratusan telur yang menandakan bahwa ular tersebut tengah hamil.
Melihat ada ratusan telur di dalamnya, penduduk desa justru merasa senang. Itu karena penduduk desa menganggap telur ular adalah makanan yang lezat.
Meski tidak jelas dari jenis apa ular tersebut, yang pasti seekor ular bisa memproduksi sekitar 100 butir telur setiap kali hamil.
Dilihat dari ukurannya, ular itu bisa dipastikan adalah ular piton batu Afrika, bukan anaconda.
Piton Afrika jantan biasanya memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil dari yang betina, yang bisa tumbuh memanjang hingga 4,8 meter.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya