7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Rasyid Rajasa (Foto: Merdeka.com)
Dream - Ini cerita tentang Rasyid Rajasa, putra bungsu mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa. Empat tahun lalu, dia ditinggal sang istri untuk selama-lamanya saat baru lima bulan membina rumah tangga.
Setelah empat tahun berlalu, Rasyid Rajasa secara jujur mengaku masih sering merasa rindu dengan mendiang istrinya, Adara Taista.
Istri Rasyid mengembuskan napas terakhir pada Mei 2018 karena sakit kanker di Rumah Sakit Moriyama Memorial Tokyo, Jepang.
Rupanya Rasyid masih betah menduda. Melalui unggahan video di kanal Youtube Grace Tahir, Rasyid pun bercerita mengenai kehidupannya saat ini pasca ditinggal sang istri.
Dahulu putra bungsu Hatta Rajasa ini sempat menjadi sorotan karena pernikahannya dengan sang istri yang harus dipisahkan oleh takdir, hanya dalam waktu 5 bulan.
Ketika ditanya kenapa masih menduda, ia mengaku belum bisa berpaling hati dari sang istri, alias belum move on.
" Saya kalau melihat pertanyaan ini (menikah lagi) ini berkaitan dengan move on. Mungkin tiap orang punya cara jalan move on yang berbeda-beda. Ada yang ditinggal pasangannya biar move on dia menikah lagi apapun itu alasannya,” kata Rasyid.
“ Tapi saya melihat move on itu enggak sekedar itu aja, saya melihat move on itu jauh dari itu," lanjut Rasyid.
Rasyid masih menjalani proses move on. Baginya, move on merupakan hal yang harus membuatnya benar-benar bangkit dari rasa sakit, kehilangan, juga keterpurukan.
" Saya melihat move on itu bagaimana kita bangkit dari keterpurukan dari rasa sakit, rasa hancur, kehilangan untuk menjadi lebih kuat lagi. Dan saya, saya rasa (masih) menjalani proses move on," ungkapnya.
Rasyid juga mengaku dirinya masih seringa rindu alias kangen dengan mendiang istrinya, apalagi di saat hari anniversary ataupun ulang tahun sang istri.
" Sekarang saya strong saya fully move on tapi ya memang tidak bisa dipungkiri kalau rasa kangen itu masih ada. Hari anniversary atau hari ulang tahun Dara,” kata Rasyid.
Kehadiran keluarga sangat berarti bagi Rasyid, merekalah yang membantu Rasyid untuk terus bangkit untuk melewati masa-masa keterpurukan.
“ Tapi overall saya rasa saya melalui proses move on yang cukup baik karena saya di support sama keluarga," ungkap Rasyid.
" Keluarga saya sangat menanamkan nilai-nilai agama di diri saya di mana itu membuat saya lebih sabar, lebih ikhlas lagi, dan keluarga saya enggak mau lihat saya sedih terus. Saya rasa Dara juga enggak mau melihat saya sedih terus," lanjutnya.
Meskipun bukan proses yang mudah, Rasyid mengaku sudah cukup ikhlas dengan kepergian istrinya.
Sumber: Merdeka.com
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?