Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Seorang Pria Rela Jalan Kaki Dari Banda Aceh Ke Semarang Gara-gara Upahnya Dibawa Kabur Mandor Bangunan. (foto: Instagram @andreli48)
Dream – Dinas Sosial Cianjur menerima satu orang warga Semarang yang terlantar. Dia mengaku bepergian dari Banda Aceh ke Semarang dengan berjalan kaki selama 115 hari dengan jarak kurang lebih 2.500 km.
Dikutip dari akun Instagram @andreli48, Sabtu 23 Oktober 2021, hal ini disebabkan oleh dirinya yang menjadi korban mandor. Pria bernama Muhamad Dimas Ramadan ini sudah tinggal di Cianjur, Jawa Barat, dan tinggal selama tiga hari.
Untuk bertahan hidup, dia mengamen dan sempat tinggal di beberapa kota.

Pria yang dipanggil Dimas itu bekerja menjadi kuli bangunan selama dua bulan lebih di Banda Aceh. Sang mandor menjanjikan upah senilai Rp150 ribu per hari. Mandor itu membawa kabur upah 18 pekerja, termasuk Dimas.
Kebanyakan pekerja berasal dari Banda Aceh dan Dimas pun kebingunan untuk pulang. Di setiap kota, Dimas tinggal selama beberapa hari di pasar atau terminal untuk mengamen.
Perjalanan terberat pun dialami ketika dari Jambi ke Lampung karena harus melewati banyak hutan.
Ketika menyeberang di Bakauheni, dia diberi surat agar bisa gratis naik kapal untuk menyeberang ke Merak, Banten.
Barulah di Cianjur, dia bertemu polisi dan diantar ke Dinas Sosial. Dimas mengaku ingin pulang meskipun ditawari untuk tinggal beberapa hari di rumah singgah Cianjur.
Cerita Dimas ini mengundang simpati dari warganet. Mereka mendoakan Dimas mendapatkan rezeki yang lebih baik.
“ Gue yang nyesek bacanya. Semoga diganti rezekinya yang lebih banyak dan dapat kerjaan lagi yang lebih baik. Aamiin,” tulis @feby_fahira21.
“ Semoga digantikan rezeki yang jauh lebih berkah dan banyak. Aamiin,” tulis @erwinhiskandar.
“ Mandor emang meresahkan. Kalau nggak uang kuli disikat, uang bosnya yang disikat,” tulis @danangenoy.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya