Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Sumber Foto (IG @ndorobei.official)
Dream - Kita bisa menemukan banyak hal di media sosial. Tidak hanya soal tip atau pengetahuan yang kita butuhkan, curhat masalah rumah tangga pun kini bertebaran di media sosial.
Banyak orang boleh berprinsip masalah rumah tangga sebaiknya diselesaikan di dalam rumah, antara suami dan istri. Jangan sampai ada tetangga yang tahu, apalagi terlibat.
Namun rupanya tidak sedikit pula yang tidak peduli dan memilih mengumbar perkara domestik tersebut ke media sosial. Jadilah permasalahan internal rumah tangga itu sebagain konsumsi publik.
Entah apa motif mereka yang mengumbar masalah keluarga ke media sosial. Mungkin mereka sedang emosi. Bisa jadi ingin mencari solusi dari komentar warganet.
Apapun itu, yang jelas curhat-curhat masalah rumah tangga itu gampang viral. Mungkin ada si penulis curhatan itu yang merasa terbantu dengan komentar netizen, tapi yang jelas tak sedikit pula yang malah mendapat hujatan.
Seperti yang viral satu ini. Seorang netizen dengan akun RK menulis unek-uneknya di grup Facebook PASAR ONLINE TAIWAN. Warganet ini disebut baru saja menceraikan istrinya.
Dalam unggahan itu, disertakan pula rumah yang lumayan besar. Ada bangunan yang ditingkat. Namun, rumah itu rupanya menjadi sengketa antara dirinya dengan sang istri.
" Meskipun ini rumah kamu yang bikin, tapi kan bikinnya di tanah warisan mamaku," tulis RK.
Rupanya, sang istri berniat menjual rumah tersebut dan ingin membagi hasil penjualan itu menjadi dua. Namun RK tidak sepakat.
" Enggak bisa kamu seenaknya mau jual dibagi," tegas RK.
Bukan tanpa alasan, RK tak mau rumah itu dijual seluruhnya karena dibangun di atas tanah warisan ibundanya. Sehingga dia tak mau menjual rumah itu sekaligus tanahnya.
" Kalau kamu mau jual ya sana rumahnya, jangan sama tanahnya," tulis dia.
Meski menyarankan untuk menjual bangunan saja, RK tak mau rumah tersebut dibongkar. Dia beralasan punya andil dalam pembangunan rumah itu.
Rupanya, sang istri yang mencari duit, RK yang melaksanakan pembangunan di kampungnya dengan modal tenaga dan pikiran.
" Kalau dibongkar aku enggak boleh. Aku juga ikut bantu bikin meskipun cuma tenaga dan pikiran," tulis dia
Dalam curhat itu pula, RK mempertanyakan kejujuran sang istri. Dia bahkan mengungkit gaji yang diterima sang istri tidak sesuai dengan yang dikirim kepadanya.
" Gaji Rp8 juta kirimnya Rp5 juta," tulis dia.
Yang miris lagi, dia mempertanyakan selisih gaji yang tidak dikirim kepadanya tersebut.
" Yang Rp3 juta kemana coba, jujur. Makanya kamu aku talak," tutur RK, yang entah memikirkan kebutuhan hidup sang istri di luar negeri atau tidak.
Yang jelas, tangkapan layar curhat RK itu diunggah oleh akun Instagram @ndorobei.official. Unggahan itu mendapat banyak respons dari warganet, yang justru mencibir RK.
" Sy jg ga habis pikir ama istrinya kok mau nikah ama tu laki," tulis akun @uciciro.
" Kalo si RK yg dijual laku ga?," komentar akun @rimajannish.
" Suami ga tau malu," komentar akun @vidya_kartika.
" Jadi pelajaran utk semua ya,, jgn pernah mmbangun bangunan di atas alas hak yg bukan milik lu. Sampai dsini paham??!," komentar akun @ayarnote.
" Sungai atau jurang banyak lho, RK bebas tinggal pilih mau nyemplung dimana.. abis itu ga usah balik lagi," tulis akun @bellaisabella242.
" Laki2 yak udh dbantu istri kerja malah ga tau diri, Ya allah ya karim...," komentar akun @lestari_299.

Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan