Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Polisi Diduga Salah Tangkap Terhadap Seorang Pemuda Di Kalideres, Jakarta Barat (Foto: Facebook/Munx Guevara)
Dream - Rekaman CCTV memperlihatkan penangkapan seorang pemuda oleh sejumlah oknum diduga polisi viral di media sosial. Penangkapan itu terjadi di depan sebuah ruko yang tutup.
Video berdurasi 5.01 menit yang diunggah di akun Facebook Munx Guevara itu memperlihatkan pria berkaos abu-abu dan bercelana pendek hitam itu sedang jongkok sembari bermain ponsel. Tak berselang lama, satu unit kendaraan datang di dekat pemuda itu.
Orang-orang dari dalam kendaraan tersebut segera keluar. Mereka langsung menangkap dan menggeledah pria tersebut.
Pada bagian keterangan, Munx menyebut peristiwa itu terjadi di Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat. Dia minta video tersebut diviralkan.
Video itu kemudian diunggah ulang akun Instagram @camera_penjuru namun saat ini sudah tak bisa dilihat karena sudah dihapus.
" tmen saya kena jebak tdi malem di tegal alur kalideres,, buser msukin barang k dlem bungkus rokok n tmen sya d paksa suruh mgang,, tmen sya dsitu lgi nyari wifi gratis n bner" ga prnah narkoba ataupun minum & ngerokok.. dia hanya pnjaga toko n dagang bakso mangkal.. ,, apa jdinya klo bgitu pda diri kita atau org trdekat kita digituin, sdangkan kita ga salah bahkan ga tau apa" .... saya Munx Guevara ucapkan trima kasih yg sebesar-sebesarnya," kata Munx.
Kapolsek Kalideres, AKP Indra Maulana, membenarkan peristiwa itu terjadi di wilayahnya. Tapi, dia memastikan sekelompok orang yang menangkap pemuda itu bukan anggotanya.
" Saya sudah cek. Itu tempat kejadian perkaranya di tempat kita, cuma bukan dari anggota kita. Terus siapa? Saya nggak paham kalau itu," kata Indra, dikutip dari Liputan6.com, Kamis 7 November 2019.
Saat ini, polisi sedang menyelidiki pihak yang menyebar video itu. Polisi juga akan memintai keterangan orang yang berada di dalam video.
" Jadi kami melakukan penyelidikan terkait dengan siapa yang diamankan, kami juga sedang konfirmasi dari pihak keluarga dan pihak yang viralkan video," kata dia.
Kabar terbaru muncul dari Polsek Cengkareng, Jakarta Barat. Kapolsek Cengkareng Kompol Khoiri menjelaskan kronologi penangkapan seorang yang awalnya diduga kurir narkoba di Tegal Alur Kalideres. Khoiri mengakui, penangkapan itu dilakukan anak buahnya dari satuan narkoba.
Penangkapan itu terekam kamera pengintai. Rekamannya pun viral di media sosial. Salah satunya diunggah oleh akun facebook Munx Guevara.
Khoiri mengatakan, orang yang duduk-duduk di ruko awalnya memang diduga sebagai kurir narkoba. Dugaan itu muncul setelah salah satu tersangka yang telah tertangkap mengatakan jika narkoba ditaruh di dekat ruko Tegal Alur, Kalideres Jakarta Barat.
" Setelah diamati betul, barang diletakkan di lokasi yang viral tadi,” ucap dia saat dihubungi Liputan6.com.
Waktu itu, ada seseorang sedang jongkok lagi main handphone. Dicurigai sebagai salah satu bagian dari jaringan narkoba tersebut.
Dream - Seorang pria, Mustafa al-Aziz al-Shamiri menjadi korban kesalahan identifikasi militer Amerika Serikat. Akibatnya, Mustafa harus merasakan tinggal di kamp penjara terkejam di dunia, Guantanamo selama 13 tahun.
Al-Shamiri, pria berkewarganegaraan Yaman ditangkap militer AS di Afghanistan dan dibawa ke fasilitas penahanan di Kuba tersebut. Mereka menuding Mustafa merupakan kurir dan pelatih militer untuk kelompok Al Qaeda.
Belakangan, sejumlah pejabat AS mengaku kebingungan. Pemicunya, mereka mendapat informasi yang menyebut Mustafa yang ditangkap bukanlah anggota Al Qaeda.
Akhirnya, para pejabat keamanan AS menyatakan Mustafa merupakan seorang prajurit infranteri pangkat rendah dan tidak memiliki hubungan dengan Al Qaeda.
Al-Shamiri merupakan satu dari 107 tahanan yang masih berada di tempat paling kontroversial di dunia itu. Pada Selasa lalu, para anggota panel keamanan AS tengah menggelar sidang untuk menentukan apakah dia akan dibebaskan.
Pentagon menyatakan profil tahanan al-Shamiri diyakini berhubungan kuat dengan kelompok Al Qaeda, Tetapi, kini Pentagon menyatakan, " Kami kini menyatakan kegiatan itu dilakukan oleh ekstrimis yang memiliki nama atau alias yang sama dengan al-Shamiri."
Dalam sidang tersebut, Al-Shamiri dihadirkan dengan didampingi kuasa hukum. Selama proses persidangan, Al-Shamiri memberikan keterangan dia terlibat dalam perang sipil Yaman pada 1996 dan di Afghanistan bersama Taliban dari tahun 2000 hingga 2001, termasuk juga bersama tentara NATO dan AS sebelum ditangkap di dekat Mazar-e-Sharif.
Sejak ditangkap, dia dinyatakan sebagai tahanan tanpa batas, dengan keterangan terlalu berbahaya untuk dibebaskan. Tetapi, tidak ada bukti kuat untuk membawa dia ke pengadilan.
Kuasa hukum Al-Shamiri menyatakan dalam nota pembelaan dia bukan merupakan ancaman serius bagi AS. Saat ini Ia telah mempersiapkan diri untuk menjalani kehidupan setelah keluar dari Guantanamo.
" Sejak awal, dia telah menunjukkan perilaku yang positif dan memiliki kemauan kuat menjalani hidup setelah dari Guantanamo. Dia punya keinginan kuat untuk mendapat pendidikan demi masa depan keluarganya," bunyi pembelaan itu.
Presiden AS Barrack Obama berharap agar para tahanan yang tersisa di Guantanamo dapat dibebaskan atau dipindahkan. Dia ingin menutup kamp penjara itu sebelum masa pemerintahannya berakhir.
Obama berjanji akan menutup Guantanamo di hari pertama dia bekerja. Tetapi, kongres justru menggagalkan rencana itu.
Fasilitas penahanan itu didirikan setelah tragedi 11 September untuk mencegah tindakan teror. Keberadaan fasilitas ini banyak mendapat kritikan dan kecaman lantaran tidak tunduk pada hukum yang berlaku di AS.
(Sumber: telegraph.co.uk)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya