Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Surat Viral Keluhan Dosen (Foto: Merdeka.com)
Dream - Surat keluhan dosen Universitas Syiah Kuala (USK) karena bau badan mahasiswa viral di media sosial.
Surat bernomor B/885/UN11.1.4/4/LL/2022 ditujukan untuk mahasiswa Jurusan Arsitektur dan Perencanaan Fakultas Teknik USK, yang berisi panduan untuk mengurangi bau badan.
" Kami khususkan memang untuk mahasiswa jurusan Arsitektur dan Perencanaan. Kita beri nasihat untuk menjaga kebersihan badan," kata Ketua Jurusan (Kajur) Arsitektur dan Perencanaan Fakultas Teknik USK, Laina Hilma Sari dikutip dari Merdeka.com, Jumat, 18 November 2022.
Sebagai ketua jurusan, Laina mengungkap dirinya mempunyai hak untuk memberi nasihat kepada mahasiswa di internal jurusan.
" Semoga dapat memberikan kebaikan untuk semua. Dan saya memohon maaf bila ada yang tidak berkenan dengan surat ini," ujarnya yang juga menandatangani surat tersebut.
Menurut Laina, perkuliahan adalah majelis ilmu yang mulia dan harus dijaga dengan kebersihan hati dan jasmani.
" Jadi (surat) ini menjadi nasihat untuk anak-anak di jurusan kami, dan termasuk untuk kami juga para pengajar," tuturnya.
Dalam surat itu dituliskan bahwa banyak dosen yang mengeluhkan akan bau badan yang bersumber dari mahasiswanya.
" Sehubungan dengan banyaknya mahasiswa yang memiliki bau badan. Padahal kegiatan belajar dan asistensi dengan dosen akan memberikan waktu yang banyak untuk berinteraksi dengan orang lain. Hal ini menyebabkan banyaknya keluhan dosen, terutama pada saat asistensi," demikian keterangan dalam surat.
Pada surat itu tertera pula beberapa panduan bagi mahasiswa untuk mengurangi bau badan, di antaranya mandi secara teratur, gunakan sabun antibakteri, keringkan badan dengan baik, pilih pakaian sejuk, ganti baju dan pakaian dalam secara teratur, kurangi makan minyak dan bawang.
Mahasiswa juga diingatkan agar memperhatikan ketiak yang merupakan area paling berkeringat menyebabkan bau badan.
" Para mahasiswa harus merawat area tersebut dengan cara menggunakan antiperspirant, gunakan daun sirih, cuka apel, baking soda, jus lemon, dan tea tree oil," tulisnya.
Selain itu, mahasiswa diminta menghindari pemakaian deodorant berlebihan, menghentikan kebiasaan merokok, karena itu akan membuat bau badan lebih terasa.
Di akhir isi surat, mahasiswa agar mengindahkan peringatan tersebut serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya