Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Jessie Dan Putranya Jalan Kaki Saat Mudik Ke Malaysia Dari Singapura. (Foto: Facebook)
Dream - Seorang warga Malaysia yang sedang hamil memutuskan mudik ke Johor Bahru dari Singpura dengan jalan kaki lewat jalan layang bersama anaknya yang masih kecil.
Sambil membawa tas, wanita bernama Jessie itu berjalan dan anaknya yang berusia dua tahun menyusuri jalan layang Johor-Singapura.
Melalui postingan di Facebook, Jessie menceritakan keseruannya saat mudik sehingga jadi viral di media sosial.
Jessie beralasan mudik dengan jalan kaki menyusuri jalan layang Johor-Singapura terpaksa dia lakukan terkait dengan putranya.
Kepada Sin Chew Daily, Jessie mengatakan izin kunjungan sosial putranya tidak dapat diperpanjang.
Selain itu, bus Malaysia yang diatur untuk membawa warga kembali dari Singapura baru akan tiba paling awal pada 2 Mei mendatang.
Jessie mengatakan perjalanannya dari Singapura ke Kompleks Bea Cukai, Imigrasi, dan Karantina Johor Bahru memakan waktu sekitar enam jam. Termasuk jalan kaki menyeberangi jalan layang selama 40 menit.
Karena sedang hamil, Jessie tidak bisa menggendong putranya. Dia membiarkan putranya itu berjalan kaki sendiri.
" Saya berangkat dari Singapura sekitar jam 8 pagi ini. Karena saya hamil, saya tidak bisa menggendong anak saya, dan dia terlalu kecil untuk berjalan cepat.
" Kami berjalan selama 40 menit menyeberangi jalan layang sebelum masuk ke pos pemeriksaan Johor Bahru. Kemudian, setelah pemeriksaan oleh petugas kesehatan, kami dibawa ke sebuah hotel di Johor Bahru untuk diisolasi," tulis Jessie.
Jessie juga berbagi foto kamar hotel tempat dia menjalani isolasi. Dia menggambarkan kamarnya kecil tapi bersih. Dia merasa puas dan bahagia.
Jessie, yang bekerja sebagai asisten guru di pendidikan anak usia dini, harus kembali ke Johor Bahru sendirian dengan putranya karena suaminya masih perlu bekerja di Singapura.
Sumber: World of Buzz
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya