Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Viral Kisah Seorang Pria Ditipu Agen Perjodohan

Reporter : Idho Rahaldi
Senin, 6 Januari 2020 14:36
Viral Kisah Seorang Pria Ditipu Agen Perjodohan
Ke restoran bawa minuman sendiri...

Dream - Seorang pria berusia 37 tahun asal Singapura viral usai menceritakan kisahnya dicap 'tidak memiliki standar' oleh teman kencan butanya lantaran membawa minuman sendiri dan menolak untuk membayar makanan di restoran tempat mereka bertemu.

Menurut laman World Of Buzz, kisah ini berawal saat pria bernama Wang Zhiwei itu menyewa agen perjodohan pada 11 Desember 2019 untuk mencarikan seorang wanita single yang memiliki usia tak jauh dengannya.

Pada tanggal 29 Desember 2019, Wang pun berhasil mendapat jadwal untuk bertemu dengan seorang wanita di sebuah restoran.

Dengan keberhasilan itu, Wang pun membayar agen perjodohan sebesar S$50 atau sekitar Rp516 ribu.

1 dari 5 halaman

Tak Sesuai Harapan

Namun, kencan itu tidak berjalan sesuai harapan. Wang melihat bahwa wanita itu lebih tertarik hanya untuk sekedar mendapatkan makanan gratis saja.

Wang juga mengatakan bahwa wanita itu memiliki sifat yang sangat menggurui dan terlihat sangat tidak serius dengan perjodohan ini.

Selain itu, ia mengatakan bahwa restoran tempat mereka bertemu yang telah di pesan oleh agen perjodohan terlalu mahal untuknya, harga makananya jauh melebihi anggaran.

" Kupikir kita hanya akan mengobrol, dan baru bertemu setelah kita makan malam masing-masing. Wanita itu bahkan tidak memperkenalkan diri ketika dia tiba. Dia membalik menu dan bersikeras agar aku membayar tagihan. Setiap makan memakan biaya lebih dari S$30 (Rp310.000). Itu terlalu mahal. Makanan cepat saji akan lebih mengenyangkan," ujar Wang.

2 dari 5 halaman

Ditinggal Begitu Saja

Wang mengatakan kepada wanita itu bahwa ia lebih suka mencari tempat duduk dan bersantai dengan beberapa minuman ringan yang ia bawa.

Mendengar Wang berkata seperti itu, wanita itu sontak mengucap bahwa Wang tidak memiliki standar dan langsung pergi begitu saja.

Wang yang jengkel mengatakan jika dirinya mencurigai bahwa wanita itu bekerja sama dengan agensi perjodohan untuk mendapat makan gratis dan juga bayaran.

Benar saja, setelah ditelurusi ternyata agensi perjodohan yang dipakai oleh Wang tidak memilik izin, bahkan telah ditutup sejak 3 tahun lalu.

Wah apes banget ya pria ini...

3 dari 5 halaman

Cerita Sebenarnya Mempelai Wanita di Makassar yang Tak Mau Disentuh Suaminya

Dream - Beredar video seorang mempelai wanita menolak disentuh oleh mempelai pria pada hari pernikahannya. Tak hanya itu saja, wanita itu bahkan menangis seakan menolak untuk dinikahi.

Simpang siur informasi beredar di media sosial mengatakan si lelaki memiliki banyak harta, tambang emas, batu bara sehingga mampu menikahi seorang wanita yang berusaha menolaknya itu.

Namun informasi yang beredar di media sosial itu tidaklah benar. Melansir matasulsel.com, kedua sejoli ini menikah lantaran dijodohkan orangtua.

4 dari 5 halaman

Awalnya Menolak Perjodohan

Pasangan ini awalnya menolak perjodohan, lantaran tidak saling kenal dan cinta. Tetapi karena keinginan dan harapan dari kedua orangtua, mereka akhirnya menjalani perjodohan itu.

“ Orangtua laki-laki dan perempuan ada hubungan keluarga, orangtua mereka berharap dengan perjodohan ini keluarga mereka semakin dekat, Bukan karena faktor harta atau yang lain sehingga mereka di nikahkan,”ucap kerabat mempelai laki-laki yang enggan di sebut namnya seperti dikutip dari Matasulsel.com.

Diketahui pernikahan itu berlangsung pada Sabtu 19 Oktober 2019 di Jalan Bontoa, Tamalanrea, Makassar. Dari video yang beredar mempelai wanita enggan untuk disentuh atau dalam adat Makassar dikenal dengan assikarawa.

Namun setelah keduanya duduk di pelaminan, mulai terlihat kedua mempelai mulai saling menerima. Terlihat dari keakraban dan kebahagiaan di wajah kedua mempelai ini.

“ Iya sempat menolak mempelai wanitanya ketika assikarawa, wajar karena mungkin belum menerima dengan lapang dada perjodohan itu, tapi akhirnya bahagiaji di lihat duduk di pelaminan tawwa, insya Allah Sakinah Mawaddah dan Warahmah,” tutupnya.

5 dari 5 halaman

Ini Videonya:

Beri Komentar