Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Nenek Ditendang Pelajar. (Source: Facebook Indah Pua Maharani Sr.)
Dream - Belakangan ini, terdapat beberapa kasus penganiayaan yang melibatkan anak sekolah. Salah satunya penganiayaan yang terjadi di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.
Sekelompok pelajar tampak menganiaya seorang nenek. Hal tersebut terekam pada video yang viral di media pada Sabtu sore kemarin melalui akun Facebook Indah Pua Maharani Sr.
Video tersebut menayangkan sekelompok pelajar yang mengendarai motor dan tiba-tiba berhenti di pinggir jalan. Mereka pun menghampiri nenek yang berada di tempat yang sama. Tiba-tiba, pelajar menendang nenek itu tanpa sebab. Nenek pun tersungkur, histeris, dan kabur.
Hingga kini, polisi masih menyelidiki kejadian tersebut dan mencari orang yang terlibat dalam video itu. Polisi juga berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan pihak sekolah pelajar dalam video.
" Kami juga akan memanggil para orang tua pelaku dan tokoh masyarakat untuk mencari solusi upaya pencegahan agar tidak terulang kembali kejadian seperti di video di wilayah kita," ujar AKBP Imam Zamroni, Kapolres Tapanuli Selatan, Sabtu 19 November 2022 dilansir dari Merdeka.com.
Dream - Sebuah video menimbulkan kemarahan publik lantaran sepasang kekasih memaksa seorang bapak tua petugas kebersihan untuk berlutut di tanah. Bapak tua itu juga diminta untuk mohon ampun setelah secara tidak sengaja menyapu sampah ke mobil mewah mereka.
Insiden yang terjadi di Kota Ningbo, Provinsi Zhejiang, China, itu menimbulkan kecaman setelah pasangan tersebut menolak untuk menerima penjelasan pekerja.
Hal tersebut diungkap oleh seorang pejabat pemerintah daerah kepada Jiupai News. " Berlututlah atau kami akan memukulmu sampai mati," ucap pria dan wanita itu, dilansir Asia One.

Pejabat pemerintah mengatakan pekerja itu terlalu takut untuk berdebat dan menuruti permintaan pasangan tersebut.
Perusahaan sanitasi yang mempekerjakan bapak tersebut mengatakan telah menawarkan dukungan setelah insiden dan sedang berusaha mencari pemilik mobil untuk mendapatkan permintaan maaf.
Video petugas kebersihan berompi oranye dengan sapu berlutut di depan mobil hitam telah dilihat lebih dari delapan juta kali di Douyin dan menimbulkan kemarahan publik yang besar.
" Kita harus mengungkap keduanya dan mencari tahu siapa mereka dan mengapa mereka begitu sombong."
" Mereka mempermalukan petugas kebersihan hanya karena masalah sepele. Mereka tidak tahu hukum dan tidak memiliki moral. Mereka akan diberi pelajaran oleh masyarakat."
" Apakah mereka punya orangtua? Bagaimana mereka bisa tega membuat orang tua berlutut untuk mereka?."
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya