Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?
10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Foto: Al-zaytun.sch.id
Dream - Pondok Pesantren Al Zaytun kembali menjadi sorotan saat disebut membolehkan orang berzina dan dosanya bisa ditebus dengan uang. Hal ini disampaikan oleh Ken Setiawan, seorang mantan tokoh Negara Islam Indonesia (NII).
Dalam siaran podcast di kanal YouTube Herri Pras, Ken mengungkapkan secara gamblang pemahaman yang dianut Pondok Pesantren Al Zaytun bahwa tidak memperbolehkan santrinya untuk berpacaran dan berzina.
Namun, aturan tersebut tak berlaku bagi mereka yang memiliki uang. Sebab, seseorang bisa menebus dosanya dengan membayar menggunakan uang.
“ Enggak boleh pacaran, enggak boleh berzina, kalau enggak punya duit. Kalau punya duit, bisa dilakukan,” kata Ken Setiawan, dikutip dari kanal YouTube Herri Pras, Selasa 6 Juni 2023.
Ken menyebut Ponpes Al Zaytun memiliki pemahaman lembaga kerasulan. Sehingga dengan pemahaman tersebut dianggap bisa menebus dosa, termasuk berzina.
" Nanti ada majelis hukumnya bertahkim, kena pasal sekian, kena dosa, (dengan bayar) dua juta dosanya hilang," kata Ken.
Selain itu, Ken juga mengungkapkan bahwa kasus pencabulan di Ponpes Al Zaytun benar adanya. Namun, semua bukti dapat dihilangkan begitu pun dengan Tempat Kejadian Perkaranya (TKP).
“ Fakta, cuma karena memang saktinya Panji Gumilang, sampai TKP-nya dirombak, alat-alat buktinya dirombak,” ungkapnya.

Terkait hal tersebut, Ken berharap berbagai lembaga keagamaan, seperti Kementerian Agama (Kemenag) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) bisa mengambil tindak lanjut terhadap Ponpes Al Zaytun Indramayu.
Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk menyuarakan dan tak tinggal diam jika melihat ada penyimpangan yang terjadi supaya lingkungan bisa terbebas dari paham intoleransi dan yang tak sesuai.

Sebelumnya Ponpes Al Zaytun juga sempat menghebohkan masyarakat karena cara sholat ied yang berbeda dengan biasanya. yaitu shaf laki-laki dan wanita yang menjadi satu.
Bukan cuma itu, jarak antar jamaah saat sholat juga menarik perhatian karena terlihat sangat renggang. Padahal kondisi saat ini sudah bukan pandemi sehingga seharusnya saat menjalani sholat berjamaah harus rapat barisannya.
Advertisement
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?