Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Viral Status WhatsApp Keluarga Polisi Baju Bekas Sitaan Dibawa Pulang Diduga Buat Baju Lebaran
Dream - Publik tengah dihebohkan dengan postingan status WhatsApp yang diduga diunggah keluarga anggota Dirkrimsus yang membawa pulang baju bekas impor sitaan.
Status WhatsApp tersebut diunggah oleh akun Twitter @txtdrstoryWA. Unggahan itu memperlihatkan tangkapan layar status WhatsApp curhatan seseorang yang diduga adik seorang polisi.
Wanita tersebut tampak senang karena sang kakak memintanya untuk tidak membeli baju lebaran dan sebagai gantinya mendatangi Dirkrimsus.
Ternyata sang kakak ingin adiknya memilih sendiri baju lebaran dari barang-barang sitaan yang dilakukan jajaran kepolisian, termasuk baju impor bekas.
Bahkan, anggota polisi itu juga mengirimkan foto berkarung-karung pakaian impor bekas hasil sitaan Dirkrimsus ke sang adik.
Melihat banyaknya pakaian bekas yang bisa dipilihnya sebagai baju lebaran, sang adik pun dengan bangga bahwa itu merupakan risiko memiliki kakak anggota Dirkrimsus.
" Ngakak banget punya Aa katanya, 'Gak usah beli baju Lebaran. Di kantor banyak barang-barang sitaan. Nanti dibawa pulang'. Risiko punya Aa kerja di Dirkrimsus ya gini," tulis wanita itu.

Sontak, curhatan adik polisi itu justru menjadi bumerang karena tersebar di media sosial. Warganet pun ramai mengecam anggota polisi yang bagi-bagi barang sitaan.
Pasalnya, sudah seharusnya barang-barang sitaan dimusnahkan, bukannya dibagi-bagikan ke anggota keluarga.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Trunoyudo Wisnu, mengatakan tulisan itu belum bisa dipertanggungjawabkan dan beropini negatif kepada institusi Polri, khususnya Direktorat Krimsus. Trunoyudo memastikan polisi akan menindaklanjuti hal itu.
" Polda Metro Jaya akan mendalaminya dengan mekanisme penyelidikan. Dalam hal ini dilakukan Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya," kata Trunoyudo, dilansir dari liputan6.com, Senin 3 April 2023.
" Faktanya, kami sampaikan, barang bukti baju bekas impor ilegal yang diamankan kepolisian adalah tindak lanjut dari perintah presiden," sambungnya.
Trunoyudo memastikan, barang bukti yang disita tertangani secara prosedur dan tidak ada satu pun keluar.
Ia pun meminta masyarakat percaya, Polda Metro Jaya konsisten dan komitmen dalam menjalankan proses penanganan perkara secara prosedur, proporsional dan profesional.
" Tidak ada yang keluar seperti yang diinformasikan mengutip dari sumber yang masih belum dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," tegas dia.
waduh pic.twitter.com/UhYwyMuwpG
— 𝙩𝙭𝙩𝙙𝙧𝙨𝙩𝙤𝙧𝙮𝙒𝘼🤘🇮🇩 (@txtdrstoryWA)March 30, 2023
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya