Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Kondisi Wisma Atlet (Foto: Twitter @dr_tompi)
Dream - Musisi sekaligus dokter bedah, Teuku Adifitrian alias Tompi menjadi salah satu figur publik yang menaruh perhatian besar soal wabah Covid-19 di Tanah Air. Memiliki pengalaman ibu kandung yang meninggal lantaran terpapar virus Sars-Cov2, Tompi tak henti mengimbau bahaya dari pandemi Covid-19.
Melalui akun Twitter pribadinya @dr_tompi, pria 42 tahun itu mengaku menerima sebuah kiriman video tentang kondisi ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Jakarta.
Dalam unggahannya, ia menyebut kondisi tersebut sangat mengkhawatirkan dan meminta masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.
" Mendapat sebaran video IGD wisma atlit semalam... sangat mengkhawatirkan. Stay safe semua. PROKES PERKETAT! ," tulis keterangan cuitan, Selasa 15 Juni 2021.
Dalam video diduga kondisi di Wisma Atlet, terlihat puluhan orang tengah duduk di bangsal dekat meja pendaftaraan. Beberapa orang tampak sedang dilayani petugas dengan rekaman layar komputer di depannya.

Tompi mengatakan unggahan itu bukan bermaksud untuk menyebarkan ketakutan kepada masyarakat. Pelantun Sedari Dulu itu berharap masyarakat lebih sadar bahwa kondisi saat ini semakin sulit untuk mendapat penanganan kesehatan.
" Video ini sy gak tau siapa yg rekam, tp semoga bs menjadi pengingat kita semua ya. Bukan untuk menakut2i tp TOLONG PAKE MASKER krn kl ampe sakit dapat ruangannya susah," sambungnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti menyatakan kenaikan kasus Covid-19 di Ibu Kota mengalami kenaikan selama dua Minggu terakhir. Dia juga menyebut penambahan kasus harian Covid-19 di Jakarta juga telah menyentuh 2.000 setiap harinya.
" Selama dua minggu ini, kenaikannya konstan dan cenderung mengalami lonjakan hingga per 14 Juni 2021 kasus aktif di Jakarta mencapai angka 19.096 atau naik 9.000-an kasus," kata Widyastuti dalam keterangan tertulis, Selasa (15/6).
Lanjut dia, saat ini hal lain yang mengkhawatirkan penanganan kasus Covid-19 di Jakarta yakni adanya varian baru. Sebab varian baru tersebut memiliki kemampuan tersendiri untuk menginfeksi.
" Meskipun menurut penelitian terakhir, seluruh varian masih dapat diantisipasi dengan vaksin, tetapi ini benar-benar harus kita waspadai bersama," papar Widyastuti.
Seperti yang diketahui kasus Covid-19 di Indonesia memang mengalami peningkatan selama beberapa hari terakhir.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan, saat ini Ibu kota memasuki masa genting bila peningkatan kasus Covid-19 yang meledak dalam sepekan terakhir tidak terkendali.
" Bila kondisi skrg tidak terkendali kita akan masuk fase genting," kata Anies Baswedan dikutip dari Merdeka.com, Senin 14 Juni 2021.
Menurut informasi Satgas Covid-19, jumlah kasus harian per Senin sore, 14 Juni 2021 sebanyak 8.189 sehingga total menjadi 1.919.547.
Video kondisi IGD RSD Wisma Atlet
Mendapt sebaran video IGD wisma atlit semalam... sangat mengkhawatirkan. Stay safe semua. PROKES PERKETAT!
Video ini sy gak tau siapa yg rekam, tp semoga bs menjadi pengingat kita semua ya. Bukan untuk menakut2i tp TOLONG PAKE MASKER krn kl ampe sakit dapat ruangannya susah pic.twitter.com/9WWsvT7f0x— dr tompi spBP (@dr_tompi)June 14, 2021
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya