Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Turnamen Sepak Bola Di Kota Bekasi Ricuh (Foto: Instagram)
Dream - Sebuah video tentang pertandingan sepak bola berujung ricuh tengah viral. Para pemain beradu jotos di lapangan/
Dalam video yang diunggah pada akun Instagram @Majeliskopi08, terlihat kericuhan yang terjadi di salah satu pertandingan turnamen sepak bola Piala Wali Kota Bekasi. Ricuh tersebut berlangsung di Lapangan Bantar Gebang, pada Minggu, 7 November 2021.
Di video itu tampak pemain dari dua tim yakni Rawa Lumbu FC dan Bantar Gerbang FC, tengah berseteru. Mereka saling berteriak dan kontak fisik.
Berdasarkan informasi yang beredar, keributan diduga dipicu oleh salah satu pihak yang tak terima dengan hasil pertandingan.
Sejumlah pemain, penonton, hingga official team dari kedua kesebelasan tertangkap kamera saling adu jotos di tengah lapangan. Puluhan orang tampak saling dorong satu sama lain di tengah kondisi lapangan yang terlihat becek akibat diguyur hujan.
Suasana pun semakin tegang karena kedua belah pihak yang berselisih sulit untuk dipisahkan. Sejumlah orang juga terlihat berusaha membubarkan kerumunan dan memisahkan dua kubu yang berselisih.

Atas kejadian ini, panitia langsung mengambil langkah tegas dengan menghentikan pertandingan. Berdasarkan informasi, kedua tim yang berselisih telah didiskualifikasi dari turnamen tersebut.
Piala Wali Kota Bekasi sendiri merupakan ajang turnamen sepak bola yang digelar untuk mencari bibit-bibit muda berbakat di Kota Bekasi.
Menanggapi hal ini, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menegaskan tim sepak bola yang terlibat keributan telah didiskualifikasi. Dia meminta seluruh tim yang ikut serta dalam turnamen untuk bertindak sportif.
" Ya kan sudah kita pesan, ya sajikan teknik bermain bola yang bermartabat, yang baik. Sudah di fasilitasi dijaga, jangan sampai ada (berantem). Kalo ada sesuatu di lapangan ya sudah diskulifikasi saja," kata Rahmat dikutip dari bekasi24jam.com, Selasa 9 November 2021.
Dia juga menyatakan Piala Wali Kota Bekasi Cup merupakan kompetisi sepak bola yang rutin digelar.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam