Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Aksi Tak Senonoh Wanita Di Toko Perabotan Di Siang Hari Bolong. (Foto: Cuplikan Video YouTube)
Dream - Seorang wanita tertangkap kamera melakukan tindakan tak senonoh saat berada di dalam toko IKEA di China. Akibat video viral itu, perusahaan furnitur yang berpusat di Swedia itu berang dan diminta pelanggannya untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan yang lebih ketat.
Video tak senonoh berdurasi dua menit itu memperlihatkan wanita yang hanya mengenakan kemeja putih melakukan tindakan tak senonoh di berbagai bagian toko.
Usai melakukan aksi tak senonoh tersebut, si wanita akhirnya melepas bajunya di saat banyak pengunjung berjalan melewatinya.
Video tersebut dengan cepat menjadi viral sebelum dihapus dari media sosial di China. Pernyataan IKEA dalam menanggapi video itu menerima lebih dari 9 juta tampilan. Hal ini menunjukkan betapa viralnya video tersebut.
" Kami dengan tegas menentang dan mengutuk perilaku semacam ini, dan segera melaporkannya ke polisi di kota di mana toko itu berada,” kata IKEA dalam sebuah pernyataan, tanpa menyebutkan nama cabangnya.
IKEA mengatakan pada hari Sabtu bahwa mereka akan mengambil 'langkah pengamanan dan pembersihan yang lebih hati-hati'. Perusahaan mendorong semua pelanggan untuk 'mengunjungi toko secara teratur dan beradab.'
Menurut hukum di China, wanita itu bisa menghadapi penahanan administratif hingga 10 hari. Sementara yang mengunggah dan menyebarkan konten tak senonoh secara online menghadapi penahanan 15 hari dan denda maksimum 3.000 yuan atau Rp6,3 juta.
Beberapa pengguna media sosial China memperkirakan insiden tersebut terjadi di toko yang ada di Provinsi Guangdong.
Hal itu karena penggunaan bahasa Kanton yang terdengar saat ada pengumuman di latar belakang.
Selain itu, insiden tersebut kemungkinan terjadi sebelum wabah virus corona karena tidak ada satu orang pun yang memakai masker.
Netizen di Weibo cukup terkejut dengan video tersebut. Mereka tak habis pikir dengan keberanian wanita itu melakukan tindakan tak senonoh di tempat umum.
" Wanita ini sangat berani. Saya tidak mengerti, (dia) melakukannya di siang hari bolong," tulis salah satu komentar di Weibo yang memperoleh lebih dari 8.000 Likes.
" Ada begitu banyak orang di sekitarnya. Saya benar-benar tidak habis mengerti (dengan tingkah wanita itu)," timpal netizen lainnya.
(Sumber: New York Post)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya