Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Ilustrasi Bioskop New Normal (Foto: Shutterstock)
Dream - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani, mengkritik kebijakan terbaru Gubernur DKI Anies Baswedan. Ini berkaitan dengan wacana pembukaan bioskop di DKI Jakarta meski dalam kondisi pandemi.
" Ya kalau saya saran tunda dulu lah, ini kita sedang berjuang lawan Covid bukan sedang enak-enakan. Tolong saling menahan diri," kata Zita, dikutip dari Merdeka.com, Rabu 26 Agustus 2020.
Politisi PAN itu mempertanyakan kebijakan Anies. Sementara jumlah kasus positif di DKI masih terus merangkak naik.

Zita juga menambahkan, jika kesehatan mental dan peningkatan imunitas warga dijadikan pertimbangan, ia menyingung para siswa yang tak kunjung melaksanakan kegiatan belajar tatap muka.
" Anak-anak kita yang sudah hampir 6 bulan tidak sekolah apa kabarnya? Harus saling mengesampingkan ego lah, apa urgensinya buka," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan bioskop akan kembali diizinkan beroperasi. Saat ini, Pemprov DKI sedang mengkaji regulasi untuk pembukaan bioskop selama pandemi Covid-19.
" Dalam waktu dekat kegiatan bioskop di Jakarta akan kembali dibuka, dengan protokol kesehatan yang tetap dilakukan," ujar Anies di Graha BNPB Jakarta.
Anies menyebutkan nantinya dalam regulasi akan diatur secara detil mengenai aturan apa saja yang wajib diterapkan oleh pelaku usaha bioskop, karyawan, hingga pengunjung.
Salah satu poin penting saat bioskop dibuka adalah adanya standar pelayanan baru, seperti pembelian tiket hanya dilakukan secara online, pengunjung bioskop wajib sehat tidak bersuhu tubuh di atas 38 derajat, tidak flu, tidak batuk, tidak sesak napas.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menuturkan, regulasi ini penting dibuat agar memastikan satu kegiatan usaha aman dari potensi penularan Covid-19.
" Lewat regulasi detil dan pengawasan ketat sehingga pelaku industri memberikan jasa tanpa risiko yang besar," ucapnya.
Dia melanjutkan, sejumlah pertimbangan bioskop di Jakarta diizinkan kembali dibuka mengingat pentingnya hiburan bagi warga Jakarta di tengah kondisi yang serba tertekan. Selain itu, dia juga berkaca dari beberapa negara yang tetap membuka bioskop kendati jumlah kasus Covid-19 tetap bertambah.
" Merujuk kepada study dan kajian para pakar terkait dengan penanganan dan pengelolaan kegiatan di dalam bioskop yang sudah dilakukan di berbagai negara, 47 negara saat ini kegiatan di bioskop sudah berjalan biasa di Korea Selatan bahkan selama masa pandemi bioskop tidak ditutup," tutupnya.
(Sumber: Merdeka.com)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan