7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Beli Rumah Kondominium Malah Dijadikan Gudang Oleh Pengelolanya
Dream - Sudah lama tidak menengok rumah sendiri yang dibiarkan kosong, seorang wanita dikejutkan dengan kejadian yang tidak disangka-sangka.
Betapa tidak, seluruh rumahnya dipenuhi dengan berbagai perabot dan beberapa pesawat TV model lama.

Tidak hanya itu, rumah bertipe kondominium itu juga dipenuhi puluhan kasur lengkap dengan ranjangnya sekalian.
Seperti toko perabotan. Begitulah kira-kira yang dirasakan Farah (bukan nama sebenarnya) yang berasal dari Negeri Sembilan, Malaysia, ini.
Farah mengatakan dia sudah tidak menjejakkan kaki di rumahnya itu selama lebih dari 10 tahun.
Menurutnya, rumah itu dibelinya tanpa pernah dihuni karena memang dijadikan sebagai asetnya.
" Rumah itu sudah lunas. Jadi, saya datang menengoknya minggu lalu. Tapi saya heran saat mengintip dari luar jendela.

“ Saya lihat ada barang-barang di dalam rumah. Saya terkejut sebab rumah memang kosong dari saat beli. Saya salah rumah kah?” kata wanita berusia 40an itu.
Farah kemudian memberitahukan penemuannya itu kepada pihak pengelola kondominium. Tapi Farah mendapatkan penjelasan yang amat mengejutkannya.

“ Pihak pengelola mengaku mereka cuma titip barang. Tapi mereka tak minta izin sama sekali.
" Mereka kemudian buat alasan tak masuk akal, katanya rumah saya dibobol maling sebelum ini.
" Kondominium dalam kawasan berpagar dan ada sekuriti, jadi bagaimana bisa maling masuk? Berarti keamanan kondominium tidak ketat?” tanya Farah.
Wanita yang menetap di Kuala Lumpur itu mengakui sulit untuk masuk ke bagian dalam rumah karena ketiga kamarnya dipenuhi dengan barang-barang.

“ Saya beristighfar begitu masuk ke dalam rumah. Dinding dan lantai kotor, berada di dalam rumah membuat saya sesak nafas.
“ Baunya sangat tidak menyenangkan. Tak bisa masuk ke kamar, ruang makan dan dapur sebab penuh dengan barang," ungkapnya, kesal.
Farah benar-benar tidak percaya rumah yang dibeli susah payah selama ini dijadikan gudang menyimpan barang-barang.
Selain menggunakan rumahnya sebagai gudang tanpa izin, Farah turut kesal kediamannya itu tidak dijaga kebersihannya dengan baik.
“ Tolonglah jangan kasih alasan ‘sebab puan sudah lama tidak datang’. Kalau saya tidak datang ke rumah selama 20 tahun sekali pun, mereka tak ada hak masuk ke rumah tanpa izin.
“ Pihak pengelola hanya ada hak sehingga pekarangan rumah saja. Dari dalam rumah itu adalah hak saya sebagai pemilik. Mereka menerobos masuk,” katanya lagi.
Kesal dengan kejadian itu, Farah kini akan menyewa pengacara dan meminta pengelola kondominium untuk mengeluarkan semua barang dan memulihkan rumah seperti sebelumnya..
“ Saya sedang mencari pengacara untuk melakukan tindakan yang seharusnya. Apa saja janji mereka harus ada kertas hitam di atas putih, ini termasuk surat permohonan maaf.
“ Saya berbagai video mengenai keadaan rumah untuk memberi kesadaran kepada masyarakat mengenai hak kita sebagai pemilik rumah.
“ Pihak pengelola juga perlu amanah. Tak peduli rumah terlantar, ia tetap rumah saya," pungkasnya.
Sumber: mStar
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?