5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Berhenti Makan Gula Bikin Pusing dan Mudah Marah? Ini Cara Meredakan Gejalanya
Mengapa Sulawesi Dikenal dengan Nama Celebes? Begini Asal-usul Nama yang Dipakai Bangsa Eropa
Frugal Living Ekstrem, Pria Ini Makan Nasi Telur Tabungannya Miliaran
Dream - Konsep frugal living atau hidup sangat hemat memang sedang tren. Tujuan frugal living ini biasa untuk menabung, sampai meminimalisir pengeluaran yang tak perlu.
Salah satunya ketika membeli makanan. Di Jepang, gaya hidup ini dikenal juga dengan nama minimalist lifestyle. Sama seperti yang dilakukan pria ini.
Demi menghemat uang untuk pensiun di usia 50 tahun, ia rela memangkas biaya makannya selama puluhan tahun.

Dikutip dari NextShark, pria bernama Sato Hideaki itu sudah menerapkan frugal living ekstrem ini selama 20 tahun.
Tujuannya agar memiliki uang yang cukup saat dirinya pensiun di umur 50 tahun. Kini Sato sudah berusia 45 tahun dan memiliki tabungan sebesar 100 juta Yen atau sekitar Rp10,5 miliar.
Lewat Twitternya, Sato sering membagikan konten hidup hematnya. Termasuk menu makanannya sehari-hari yang terbatas, tapi tetap enak.
Dia sering makan nasi putih, lauknya acar sayur. Atau beberapa kali makan nasi dengan telur dadar, yang diimbangi dengan jus dari sayuran liar yang dipetiknya sebagai pengganti vitamin dan nutrisi.
Pola makan ini berhasil membuatnya hemat 93 juta Yen atau sekitar Rp9,7 miliar dari biaya makanannya yang dipangkas habis.

Sato tinggal di apartemen sewaan yang disubsidi perusahaan tempatnya bekerja. Karena itu dirinya hanya perlu membayar sekitar Rp3 juta per bulannya.
Untuk belanja makanan, Sato sudah punya langganan supermarket dan membuat kartu member. Jadi setiap poin yang masuk, bisa dia gunakan lagi untuk ditukar dengan makanan gratis.
Seperti minuman berenergi, telur, roti, biskuit, keju, susu, tauge hingga tahu. Sato sering menerima mie instan, minyak goreng, dan produk mie gratis dari beberapa perusahaan karena dia memiliki saham trading.
Sato juga menggunakan kupon makanan dari perusahaannya untuk makan nasi dengan daging sapi, salmon panggaang, kroket hingga salad.
Ia juga tak gegabah dalam menghabiskan makanan gratis yang dia terima. Dia selalu memikirkan menu makanannya, dan berapa banyak bahan makanan yang dibutuhkan agar tetap hemat.
Walau tetap bisa makan enak, tapi ada beberapa yang dikorbankan Sato saat memulai gaya hidup ini. Dia harus merelakan hubungan asmaranya, termasuk menikah dengan mantan kekasihnya.

Meski gaya hidupnya yang super hemat ini dianggap ekstrem, atau bahkan terkesan pelit. Tapi menurut Sato ada rasa kepuasan tersendiri dari hidup sederhana seperti ini.
Tujuannya hidup hemat selama puluhan tahun, agar di masa tuanya dia tak perlu lagi bekerja dan bisa hidup dengan nyaman.
Advertisement
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan


Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym

5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya