Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Real Press
Dream – Lyubov Nurdinova, 57 tahun, meninggal dunia setelah penampilannya di sebuah stasiun TV. Ia diduga menderita depresi akibat pengakuan mengejutkan dari anak kandungnya.
Lyubov Nurdinova, disebut-sebut sebagai ‘wanita terberat di Rusia’. Ia baru-baru ini muncul di sebuah acar TV Rusia On Air, di mana anak-anaknya mengaku sudah muak merawatnya.
Alexey, putra bungsunya yang berusia 25 tahun, merupakan satu-satunya pengasuh Lyubov. Ia telah merawat ibunya sejak berusia tujuh tahun.
Ibunya telah terbaring di tempat tidur dan tidak dapat meninggalkan rumah di Kota Tyumen, Siberia, selama bertahun-tahun.
Selama acara berlangsung, Alexey berbicara tentang kekesalannya selama menjadi pengasuh ibunya. Ia mengatakan ketika ibunya berada di rumah sakit, ia memiliki kesempatan bersosialisasi bersama teman-temannya.
“ Saya bertemu Elena (pacar) ketika ibu saya di rumah sakit. Kami bersenang-senang karena saya tidak harus merawatnya,” ungkap Alexey.
“ Tetapi kini semua kembali. Ibu saya kembali ke apartemen dan saya tidak memiliki kehidupan pribadi lagi,” lanjut Alexey.

Berat badan Lyubov mulai naik secara drastis setelah kehamilan ketiganya. Pada saat itu beratnya bahkan mencapai 350 kilogram.
Dokter pun menawarkan untuk membantunya. Setelah kisahnya viral di situs internet Rusia. Dan ia pun akhirnya mendapat perawatan dirumah sakit dan berhasil menurunkan berat badan hingga 149 kilogram.
Keberhasilannya ini pun membuatnya menjadi seorang selebritas lokal di Rusia. Ia mendapatkan kesempatan untuk tampil di beberapa acar TV.
Ia bahkan mengikuti diet dengan melakukan operasi pengurangan lambung. Memungkinkannya untuk mengambil langkah pertamanya setelah bertahun-tahun tidak dapat bergerak.
Lyubov berharap ceritanya dapat menginspirasi orang lain untuk tidak menyerah. Sehingga mereka dapat menurunkan berat badan serta mendapatkan hidup yang lebih sehat dan bahagia.
Lyubov mengatakan ketika ia menjalani operasi pada bulan April, dia berpikir akan mati. Tetapi nyatanya ia bertahan dan bahkan ingin tetap melanjutkan hidup.

Tetapi ia kembali dirawat karena dugaan overdosis pil antidepresan. Setelah ia diundang ke sebuah acara TV. Dimana keluarganya dipaksa melakukan tes pendeteksi kebohongan. Untuk memastikan mereka tidak meracuninya karena sudah muak merawat Lyubov.
Keluarganya pun bersikeras bahwa Lyubov mengambil sendiri pil tersebut. Karena ia merasa sangat tertekan dengan hidupnya.
Tes pendeteksi kebohongan pun mengonfirmasi bahwa anak-anaknya tidak terlibat dalam hal ini. Tetapi akhirnya terungkap bahwa mereka sudah sangat muak merawat ibunya sendiri.
(Sumber: dailystar.co.uk)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya