Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Telur Burung Puyuh (Shutterstock.com)
Dream - Ini kisah menggemaskan dari dapur. Mungkin kalian juga pernah mendengar, atau bahkan mengalami peristiwa yang menggelikan ini.
Keluarga Cheng Wenjuan, yang tinggal di Erlun, Yunlin, Taiwan, terkejut saat membuka kotak telur burung puyuh yang mereka beli. Sebab, telur-telur itu telah menetas.
Telur-telur itu dibeli dua minggu sebelumnya, tak diperlakukan secara khusus. Tidak dikasih makan juga tidak dikasih lampu untuk mengatur suhu ideal sebagaimana kotak penetas.
Dua lusin telur itu dibiarkan tetap berada di kotak plastik dan diletakkan di atas oven. Beruntung, kotak plastik itu berlubang, sehingga cukup untuk megalirkan oksigen.
Setelah dua minggu kemudian, menetaslah telur-telur itu. Sebanyak 20 anak telur puyuh benar-benar hidup di dapur keluarga Cheng Wenjuan.
Rekaman anak-anak burung puyuh itu diunggah ke Facebook oleh Cheng. Dalam video itu terlihat unggas-unggas kecil berbulu berjalan dan mengais-ngais dalam kotak kardus besar yang segera disiapkan sebagai rumah sementara mereka.
Menurut direktur pertanian setempat, Hsieh Jung-cheng, telur puyuh untuk konsumsi biasanya dijual tanpa proses pembuahan. Tetapi keluarga Cheng tampaknya menerima sejumlah telur yang dibuahi.
Dalam kondisi yang cukup hangat, tambah Hsieh, telur yang dibuahi dapat menetas sendiri setelah 18 hari.
Cheng, dalam akun media sosialnya, mengungkapkan, telah memasukkan semua anak burung puyuh yang menetas ke dalam kotak busa besar.
Keluarganya tidak tahu cara memelihara burung puyuh dengan benar dan mereka menawarkannya kepada tetangga dan teman. Anak-anak burung puyuh itu telah dipelihara orang lain.
Suhu di Kabupaten Yunlin saat ini memang sedang panas. Saat siang hari suhu tercatat mencapai 38 derajat Celcius. Suhu ini cocok untuk inkubasi telur puyuh bahkan tanpa kehadiran induk sekalipun.
Sumber: Daily Star
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya