Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Sumber: Tiktok.com/finazeffendy76
Dream - Dalam beberapa hari terakhir beredar kabar warga Malaysia menyerbu beberapa toko swalayan untuk membeli air mineral. Fenomena panic buying air minum kemasan ini disebabkan karena menurunnya curah hujan dan bendungan mengering.
Hal tersebut akhirnya membuat warga warga Penang, Malaysia, takut kekurangan persediaan air bersih untuk memenuhi kebutuhannya. Situasi ini semakin diperparah karena ada gangguan sistem di sepanjang Sungai Muda.
Menurut The Star, meskipun pasokan air akan kembali tersedia dalam waktu kurang dari 24 jam, banyak penjual makanan yang memutuskan untuk tidak membuka usaha mereka. Sebab, mereka tidak dapat menyiapkan bahan makanan tanpa air sehari sebelumnya.

Sungai Muda yang mengering membuat tingkat bendungan Penang menurun, tercatat Bendungan Ayer Itam terisi 39,8%, Bendungan Teluk Bahang 46,2%, bahkan yang lebih besar yaitu Bendungan Mengkuang yang biasanya terisi lebih dari 90%, turun menjadi 88,2 %.
Terkait permasalahan itu, Ketua Menteri Chow Kon Yeow mengimbau warga Penang untuk menghemat air dan menunjukkan bahwa dalam kasus Bendungan Ayer Itam, hanya ada cukup air bagi penduduk setempat untuk bertahan 120 hari lagi.
Sementara Presiden Penang Water Watch Dr Chan Ngai Weng mengatakan hal ini merupakan peringatan bagi warga Penang sebab penggunaan air harian yang melonjak.
" Penggunaan air harian per kapita Penang melonjak hingga di atas 300 liter tahun lalu, tertinggi di negara ini. Tarif harus dinaikkan untuk mengendalikan pemborosan air," katanya.
Mengenai kesalahan sensor dan menyebabkan gerbang bendungan di Sungai Muda dibuka, Chan mengatakan seharusnya ada peringatan otomatis ketika gerbang bendungan terbuka sendiri karena sensor yang salah.
" Komputer tidak membuat kesalahan. Pihak berwenang harus memeriksa apakah peringatan dimatikan atau jika perintah yang salah dimasukkan atau apakah ada virus dalam program tersebut," lanjutnya.

Menurutnya, seharusnya terdapat sebuah peringatan atau tanda merah umum yang dikirim ke tingkat otoritas di Penang dan Kedah saat permukaan air Sungai Muda turun di bawah level tertentu.
Chan juga mengatakan, banyak orang menuding pemerintah Penang dan Penang Penang Water Supply Corporation tidak memiliki perencanaan.
" Tidak benar Penang tidak memiliki rencana masa depan untuk ketahanan air. Ada banyak rencana dan pihak berwenang Penang telah berbicara dengan rekan-rekan mereka di Kedah secara damai," katanya.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan