Yang Tidak Muncul Saat Debat Capres Semalam

Reporter : Maulana Kautsar
Jumat, 18 Januari 2019 14:03
Yang Tidak Muncul Saat Debat Capres Semalam
Dari topik Novel Baswedan hingga tak saling memuji.

Dream - Debat pasangan calon presiden dan wakil presiden 2019-2024 semalam berjalan dengan sukses. Masing-masing pasangan calon memaparkan gagasan dan jawaban yang menyerang.

Meski demikian, ada beberapa pertanyaan yang -sebetulnya diharapkan publik- tidak muncul dalam perdebatan bertema hukum, HAM, terorisme, dan korupsi itu.

Beberapa masalah hukum dan HAM yang dinilai tidak muncul dalam perdebatan yaitu kesetaraan minoritas, penuntasan kasus hukum berat 1965 dan 1998, dan penyitaan buku oleh tentara.

Salain itu, kasus hukum yang sedang marak menjadi pembicaraan, salah satunya mengenai isu penyerangan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan juga tak muncul dalam perdebatan.

 

 

 

1 dari 4 halaman

Alasan Kubu Prabowo

Publik menduga, lemahnya proses kepolisian dalam menangani kasus Novel akan dimanfaatkan oleh kubu Prabowo-Sandi. Tapi, juru bicara tim Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, kasus itu memang tidak akan menjadi pembahasan khusus dalam debat karena akan jadi komitmen 100 hari pertama Prabowo-Sandi seandainya terpilih.

" Sejak awal Pak Prabowo, Bang Sandi itu punya komitmen untuk menuntaskan kasus Novel (Baswedan)" kata Dahnil usai debat berlangsung.

Alasan lain yang dia kemukakan yaitu, secara mendadak Presiden Joko Widodo membentuk Satgas Polisi karena didorong masyarakat sipil.  

" Saya paham publik menunggu. Tapi melalui saya dan kawan-kawan yang lain, kasus novel ini jadi prioritas kita di 100 hari pertama," ujar dia.

2 dari 4 halaman

Tak Saling Memuji

Dalam akhir sesi debat, masing-masing pasangan calon presiden sempat diminta moderator, Ira Koesno dan Imam Priyono untuk memberikan pernyataan positif.

Tim sukses kedua kubu memiliki alasan berbeda mengenai hal tersebut.

Direktur Materi Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Sudirman Said, Sudirman Said mengatakan, paslon tersebut tak memunculkan pernyataan positif karena sudah diwakilkan dengan kesantunan di atas panggung debat. Dia juga menyebut, ada masalah pengelolaan waktu pemaparan.

" Suasana terakhir sedikit rumit," kata Sudirman.

Sementara itu, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding, beralasan Jokowi tak memaparkan pernyataan positif karena sudah diwakilkan dengan aksi mendatangi Prabowo, meski debat belum resmi berakhir.

" Beliau (Jokowi) merangkul dan mendatangi Pak Prabowo merupakan bentuk penghormatan sebagai teman dan senior. Inspirasi beliau (Jokowi), tidak semua harus diucapkan tapi perbuatan dan kerjanya," kata Karding.

 

3 dari 4 halaman

Cara Awak Media Meliput

Debat Pilpres 2019© Dream

 

Salah satu keluhan yang muncul atas penyelenggaran debat capres dan cawapres Kamis, 17 Januari 2019 yaitu mekanisme izin awak media. Pantauan Dream di lokasi, penukaran kartu identitas untuk masuk ke area debat perlu perjuangan karena antrean yang lumayan panjang.

Selain itu, awak media banyak yang tidak diizinkan masuk ke dalam Ballroom Birawa Hotel Bidakara. Awak media yang diperbolehkan masuk hanyalah fotografer.

Awak media berbasis teks hanya memantau debat melalui televisi LCD di ruang pers. Tayangan yang ditonton pun mirip dengan siaran langsung yang ditayangan sejumlah stasiun televisi.

Bedanya, waktu jeda di layar LCD itu tidak menampilkan iklan, namun hanya hitung mundur waktu dimulainya acara debat.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman berjanji akan mengevaluasi keseluruhan gelaran debat.

" Ya nanti kan yang kita evaluasi kan bukan hanya soal penyiarannya bukan hanya soal alur debatnya, kerjaan teknisnya juga kita evaluasi, alur keluar masuk bagaimana, penyediaan makanan, kemudian bagaimana konferensi pers," ujar Arief.

4 dari 4 halaman

Makanan untuk Tamu Undangan

Pada gelaran debat capres dan cawapres ini, makanan untuk tamu undangan disiapkan dengan cara prasmanan. Selain salad dan buah, sajian menu makan malam berupa ayam, ikan, dan daging tersaji di wadah-wadah penghangat.

Ada pula panganan tradisional dan kue mulai dari bolu kukus, lapis legis, dan puding yang juga disajikan untuk tamu undangan. 

Berikut menu yang disajikan dalam debat semalam.

1. Ada siaomay hangat

Makanan Debat Pilpres 2019© Dream

2. Salad yang tertata cantik

Makanan Debat 2019© Dream

3. Menu makan malam, ada daging, ikan, sayur, dan ayam

Makanan Debat Pilpres 2019© Dream 

Makanan Debat Pilpres 2019© Dream

Makanan Debat Pilpres 2019© Dream

(ism)

Beri Komentar