Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Youssouf Fofana, Pemain Muslim Prancis Mantan Pengantar Pizza, Kini Tanding Di Final Piala Dunia 2022 (Instagram @youss_fofana)
Dream - Timnas Prancis melenggang ke babak final Piala Dunia 2022. Les Bleus akan menghadapi Argentina pada Minggu, 18 Desember 2022, di Lusail Stadium, Qatar.
Kesuksesan tim asuhan Didier Deschamps selama di Piala Dunia 2022 tidak terlepas dari peran para pemain. Salah satunya adalah gelandang muslim Prancis Youssouf Fofana yang ikut membela Les Bleus selama Piala Dunia 2022.
Piala Dunia kali ini merupakan debut bagi Fofana. Kendati demikian, ia berhasil menarik perhatian dengan aksi-aksinya di lapangan.
Ia menunjukkan performa yang bagus selama tampil di ajang pesta akbar empat tahunan itu. Peran Fofana untuk timnas Prancis cukup besar.

Ia kerap memotong serangan lawan. Tak jarang, gelandang muslim bernomor punggung 19 itu mendorong rekan setimnya untuk menyerang.
Namun, di balik kesuksesannya menjadi pesepakbola profesional dan membela timnas Prancis di ajang Piala Dunia, ternyata pemain muslim ini pernah menghadapi lika-liku kehidupan yang amat berat.
Jauh sebelum menjadi gelandang yang tampil di Piala Dunia, pria kelahiran Paris, 10 Januari 1999 itu bekerja di restoran pizza.

Ia bekerja sebagai pengantar pizza untuk pelanggan. Itu dilakukannya setelah dikeluarkan oleh akademi Clairefontaine saat berusia 15 tahun.
“ Itu adalah cara terbaik untuk mendapatkan uang dan juga untuk mengikuti impian saya," kata Fofana, dikutip dari goal.com, Jumat 16 Desember 2022.
" Saya ragu (tentang menjadikannya sebagai profesional), dan Anda harus tahu bagaimana melangkah maju,” imbuh pemain keturunan Mali dan Pantai Gading ini.

Sambil bekerja sebagai pengantar pizza, Fofana bergabung dengan klub amatir JA Drancy pada 2014 hingga 2017.
Kemudian ia dikontrak oleh Strasbourg pada 2017 sebelum akhirnyabermain untuk klub AS Monaco pada 2020.
Pemain berusia 23 tahun itu akhirnya bisa menggapai mimpi masa kecilnya. Pengantar pizza itu menjelma menjadi gelandang Prancis yang diandalkan.
Debutnya di timnas Prancis dimulai dari level junior yaitu U19, U20, dan U21. Kemudian Fofana dipanggil Didier Deschamps untuk membela Les Bleus di Piala Dunia 2022 Qatar.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya