Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Foto : Laman Resmi AC Milan
Dream - Kompetisi sepak bola juga menerapkan protokol kesehatan saat bergulir di tengah pandemi. Sebelum melakoni pertandingan, seluruh pemain wajib menjalani swab test.
Pemeriksaan itu dilakukan agar pemain tidak menularkan atau tertular ketika pertandingan. Langkah itu diambil demi kesehatan para pemain.
Meski demikian, sejumlah pemain sepak bola, khususnya di Eropa, tetap tertular virus corona. Tidak hanya pesepak bola biasa, pemain berkategori bintang juga sempat terkena virus corona, salah satunya Zlatan Ibrahimovic.
Beberapa waktu lalu, AC Milan mengonfirmasi bahwa Ibrahimovic terinfeksi Covid-19. Ibra, sapaan akrabnya, dinyatakan positif terpapar Covid-19 setelah klub menggelar swab test lagi setelah tes swab yang dilakukan sebelumnya mengungkap bahwa Leo Duarte terkena Covid-19.
Tes-tes tersebut merupakan prosedur yang diterapkan UEFA menjelang pertandingan kualifikasi putaran ke tiga Liga Europa 2020-2021 melawan klub Norwegia Bodo/Glimt, pada 25 September 2020. Legenda Swedia itu menjadi satu-satunya anggota Milan, yang hasil tes terakhirnya menunjukkan positif.
Setelah dipastikan positif terkena Covid-19, Ibrahimovic kembali menunjukkan sifat nyelenehnya. Di akun Twitternya @Ibra_official, ia berkelakar bahwa Covid-19 cukup berani menjangkiti dirinya.
“ Saya dinyatakan negatif kemarin dan hari ini dinyatakan positif. Tidak ada gejala apa pun. Covid memiliki keberanian untuk menantang saya. Ide buruk,” tulis Ibrahimovic.

Dilansir Dmarge.com, Ibra rupanya punya cara sendiri untuk sembuh dari virus corona. Juru gedor AC Milan ini berani menghadapi virus corona dengan ‘plasebo.’
Kita mungkin pernah mendengar " efek plasebo" , yang mana plasebo merupakan sugesti yang sering dipakai di dunia medis sebagai penunjang terapi.
Plasebo tidak memiliki khasiat apa pun sebagai obat, tapi bisa berperan dalam proses penyembuhan seseorang jika orang tersebut memiliki sugesti positif. Nah, efek plasebo atau sugesti inilah yang juga dipraktikkan oleh Ibrahimovic.
Jika kita berpikir kondisi tubuh kita akan menjadi lebih baik, entah karena stimulus dari luar atau sebaliknya, maka besar kemungkinan tubuh kita akan baik-baik saja. Sebaliknya, apabila kita berpikir akan mengalami sakit, hal itu bisa benar-benar terjadi.
Bisa disimpulkan, jika pikiran dapat memanipulasi kondisi tubuh kita untuk tetap sehat atau terkena sakit. Singkatnya Ibra menyikapi Covid-19 dengan pemikiran yang positif, sehingga ia bisa pulih dalam waktu singkat.
Sumber: Dmarge
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam