Ayat Kursi di Kokpit, Rahasia Pembalap Rio Haryanto

Reporter : Sandy Mahaputra
Minggu, 15 November 2015 12:02
Ayat Kursi di Kokpit, Rahasia Pembalap Rio Haryanto
Ia selalu membawa catatan Ayat Kursi yang disisipkan di dalam kokpit tunggangannya.

Dream - Rio Haryanto satu-satunya duta Indonesia dalam arena balap motor Grand Prix 3 atau GP3 masa kini ketika namanya muncul dalam kelompok lima pembalap terbaik dunia. Padahal, Rio diprediksi hanya mampu menempati posisi ke-15.

Dalam kancah GP3 yang diikutinya saat ini, Rio tampil cukup hebat dibandingkan kehadirannya pada awal musim. Bahkan namanya sudah mulai dikenal banyak sejak berusia 17 tahun ketika muncul menjuarai sirkuit Turki.

Hasilnya bendera Indonesia telah berkibar megah sejajar dengan negara-negara lain pada setiap sirkuit GP3.

Bagi Rio, dia bukan sekadar berlomba demi karir. Pemuda kelahiran Solo pada 22 Januari 1993 itu memasang gambar bendera Sang Saka Merah Putih di bumper motor Cosworth tunggangannya.

Beraksi untuk tim Inggris, Manor Racing, Rio tidak hanya menerima dukungan penuh keluarga terutama ayah, Sinyo Haryanto dan ibu, Indah Pennywati serta kakaknya, Ryan yang sering menemani ia di setiap sirkuit.

Jangan terkejut, ada satu lagi yang membuat diri Rio terus bersemangat berlomba menghadapi banyak persaingan sengit dari pembalap andalan lainnya.

Rahasianya adalah di setiap sirkuit, Rio selalu memulai balapan dengan berdoa. Dan yang paling menarik, ia selalu membawa catatan Ayat Kursi yang disisipkan di dalam kokpit tunggangannya.

" Ini membuat diri saya lebih merasa tenang saat tampil di sirkuit," ungkapnya singkat ketika diwawancarai pada sesi balapan GP3 di Hongaria baru-baru ini.

Demi karir yang penuh maut itu, Rio menjadikan Ayat Kursi bukan sekadar pelindung diri dari bencana, bahkan sebagai sumber untuk memberikan kekuatan spiritual yang amat jarang dilakukan hampir semua pembalap profesional dunia.

Tanpa disadari itulah hikmah ayat 255 surah Al-Baqarah sering diabaikan umat Islam.

(Ism, Sumber: mynewshub.cc)

 

Beri Komentar