Bocah Penghafal Alquran Membuat Warga Bangka Terharu

Reporter : Eko Huda S
Rabu, 2 Juli 2014 13:23
Bocah Penghafal Alquran Membuat Warga Bangka Terharu
Aksi Musa juga memukau juri dan penonton lomba menghafal Alquran di Jakarta. Saking terharunya, para penonton dan juri sampai meneterkan air mata haru.

Dream - Musa, Bocah penghafal Alquran asal Bangka, ternyata menyita perhatian banyak orang. Tak hanya saat beraksi dalam lomba menghafal Alquran di Jakarta, sebelum itu bocah yang belum genap berusia enam tahun itu telah membuat Bupati Bangka Barat, Zuhri M Syazali, terharu.

Kisah itu terjadi saat penutupan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kabupaten Bangka Barat pada 26 April yang lalu. Kala itu, sang bupati memberikan soal kepada Musa untuk membaca surat Al-furqon. Hasilnya, tantangan itu dengan mudah dilalui oleh Musa yang kala itu sudah hafal 26 juz Alquran.

" Saya terharu karena ayat Al-furqon ini saya hafalkan sewaktu saya menempuh pendidikan di Madinah dulu, ternyata anak yang belum genap berusia 6 tahun ini sudah hafal surat tersebut, subhannallah," ucap Zuhri kala itu, seperti dikutip Dream.co.id dari laman Kementerian Agama Kantor Wilayah Bangka Belitung, Rabu 2 Juli 2014.

Ya, memang Zuhri dan penonton kala itu dibuat tercengang. Mereka tercengang karena Musa tak sekedar hafal bacaan ayat Alquran, namun juga juga hafal dengan nama surat-surat Alquran.

" Subhannallah ini benar-benar kebesaran Allah karena kalau kita pikir secara logika ini tidak bisa kita pikir secara rasional anak yang baru berusia 5 tahun 8 bulan, yang masih suci ini ternyata sudah bisa menghafalkan Alquran 26 juz tetapi malam ini terjadi dan sebagaimana telah kita saksikan tadi," kata Zuhri.

Menurut Zuhri, pada prinsipnya Alquran memberikan kemudahan bagi manusia karena memberikan petunjuk bagi umat muslim. Oleh karena itu, tambah dia, Musa bin La Ode berserta orangtuanya bisa menjadi inspirasi bagi orangtua dan anak-anak lainnya untuk menghafal ayat-ayat suci Alquran.

" Karena selaku orangtua kita ingin anak-anak kita nanti menjadi generasi penerus bagi bangsa dan negara dan kita ingin juga anak-anak kelak menjadi generasi pemimpin yang bertakwa di masa yang akan datang salah satu indikator pemimpin yang bertakwa itu adalah dengan hafalnya Alquran," tambah Zuhri.

Beberapa waktu yang lalu, aksi Musa juga memukau juri dan penonton lomba menghafal Alquran di Jakarta. Saking terharunya, para penonton dan juri sampai meneterkan air mata haru. Salah satu juri bahkan menghampiri dan mencium tangan bocah yang sekarang sudah hafal 29 juz Alquran itu. (Ism)

Beri Komentar