Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Gerakan salat telah terbukti berdampak positif bagi kesehatan. Di balik itu, salat juga menjadi media datangnya hidayah bagi para mualaf.
Melissa Perez, seorang wanita asal Filipina mengaku begitu terpesona dengan pesan di balik gerakan salat. Hal ini pula yang mengantarnya pada agama Islam.
Lahir dari keluarga nonmuslim, Perez dikenal sebagai penganut taat agama sebelumnya. Semua ibadah dijalaninya bersama keluarga.
Perjalanan hidup Perez tak sepenuhnya mulus. Di usia 23 tahun, Perez harus menjadi tulang punggung keluarganya. Percerain orangtua membuatnya harus tinggal di rumah saudara.
Posisinya menjadi tulang punggung keluarga menghantarkannya pada berbagai pekerjaan. Sampai akhirnya, Perez bekerja di Mesir.
Keputusan ini terbukti tepat. Di usia 29 tahun, kehidupan Perez sudah mapan. Sebuah rumah berhasil dibelinya.
Beranjaknya usia membuat Perez mencari pendamping hidup. Jodoh akhirnya datang dari dunia maya. Seorang pria Mesir menjadi pendampung hidup usai berkenalan selama dua bulan.
Selama menjalin hubungan, Perez mengakui masih menganut agama lamanya. Pernikahan bisa terlaksana karena prinsip yang dipegang suaminya.
Hingga suatu ketika, suaminya mengaku ingin memperdalam agamanya. Perez pelan-pelan makin terbiasa melihat suaminya menjalankan salat, puasa, dan ibadah lainnya.
" Ini kesempatan pertama bagi saya untuk mengamati bagaimana menyembah Tuhannya," kata Perez seperti dikutip Dream dari laman onislam, Jumat, 27 Maret 2015.
Tak hanya bagi diri sendiri, suami Perez pun mulai sering berdakwah kepadanya.
Pengetahuan Perez tentang Islam pelan-pelan mulai bertambah. Dirinya bahkan semakin tahu jika Islam juga mencintai Nabi Isa.
Namun hidayah yang paling terasa bagi Perez muncul setiap kali melihat suaminya menjalankan salat. Setiap gerakan salat membuatnya merasakan kesan mendalam.
" Saya berkata pada diri sendiri, di inilah cara beribadah yang benar. Berlutut dan bersimpuh di bawah Tuhan. Tuhan sangat berharga sehingga layak disembah seperti ini," ujarnya.
Dalam hati, Perez mengaku ingin sekali beribadah dengan cara tersebut. Namun hatinya masih belum menyatakan diri sebagai muslim.
Kekaguman pada gerakan salat juga membuat Perez memberanikan diri untuk ikut sembahyang bersama suaminya. Namun itu dilakukan dengan tetap memeluk agamanya.
" Saya mencoba melakukan salat beberapa kali dan saya menyukainya," katanya.
Kala itu, Perez memang baru sebata mengagumi gerakan salat. Dirinya masih belum yakin bisa menjalankan salat lima waktu serta ibadah lainnya. Dirinya juga tak terlalu tahu banyak tentang Nabi Muhammad
" Kamu bisa belajar pelan-pelan. Kamu tak harus mengetahui semuanya hanya dalam satu hari," ujar Perez mengutip pesan suaminya.
Berulang kali suaminya juga mencoba mengajaknya mengucapkan syahadat. Sampai akhirnya, Perez yang mengikuti kajian Islam yang dibawakan Syeikh Khalid Yasin.
Saat itulah, Perez memantapkan hatinya untuk memeluk Islam. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya