Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Boris Kanev Dan Marta Martinez Samalea (Sumber: Www.dailymail.co.uk)
Dream - Sepasang traveler asal Bulgaria melakukan perjalanan yang tak biasa. Dilansir Dream dari Dailymail, Kamis 23 Juli 2015, Boris Kanev (25 tahun) dan Marta Martinez Samalea (31 tahun) melakukan perjalanan mengelilingi beberapa negara di Asia dengan tujuan utama India.
Perjalanan tersebut mereka tempuh kurang lebih selama 511 hari. Berbagai negara mereka sambangi, mulai dari Turki, Kaukasus, Irak, Iran, gurun Asia Tengah, China, Myanmar hingga akhirnya mereka tiba di India.
Yang menarik, perjalanan ini mereka tempuh dengan jalur darat tanpa pesawat. Selama perjalanan, pasangan ini juga 'meninggalkan' berbagai macam teknologi, seperti smartphone atau gadget lainnya. Mereka hanya mengandalkan peta sederhana dan bertanya kepada penduduk lokal tentang arah dan tujuan mereka.
" Kami menikmati kesederhanaan melalui berjalan, bersepeda, dan hiking. Dengan perjalanan darat, kami punya kesempatan indah untuk melihat bahwa bumi adalah satu. Selain itu, kami juga melihat bagaimana keindahan yang dibentuk oleh budaya dan diwarnai kekhasan penduduk di setiap perbatasan negara," ujar Marta.
Boris dan Marta memulai perjalanan dari Sofia, Bulgaria pada Oktober 2014 lalu. Perjalanan mereka awali menuju arah timur dan membawa mereka sampai di Turki dan Kaukasus. Setelah itu perjalanan mereka lanjutkan ke Timur Tengah, tepatnya menuju Kurdistan, Irak dan Iran.
Dari sana, rute perjalanan mereka bergeser ke utara. Mereka menyeberangi gurun di Asia Tengah, padang rumput, dan pegunungan menuju China. Perjalanan mereka saat menempuh kawasan ini terbilang cukup sulit. Mereka bahkan sempat berkemah kala badai salju melanda dan saat sinar matahari begitu menyengat di gurun.
Dari negeri tirai bambu, dua sejoli ini melanjutkan perjalanan ke Myanmar melalui Laos sebelum akhirnya tiba di India. Selama berbulan-bulan menempuh perjalanan, Boris dan Marta sempat merasa lelah dan putus asa lantaran berjumpa dengan berbagai macam persoalan. Mereka bahkan sempat berpikir untuk menyerah dan melanjutkan perjalanan dengan naik pesawat.
" Kami menghadapi masalah di sana-sini. Ransel Boris dicuri di sebuah taman, kami dikejar anjing buas, dan kami juga sempat masuk rumah sakit karena mengalami sakit batu empedu. Semua itu tentu tidak menyenangkan. Tetapi seketika kami tersadar bahwa kami harus tetap melanjutkan perjalanan," ungkap Marta.
Semangat Boris dan Marta mampu mengalahkan segalanya. Hingga akhirnya perjalanan 500 hari tanpa pesawat menuju India berhasil mereka rampungkan.
" Sampai sekarang kami masih seperti tak percaya kalau kami sudah berada di India. Sekarang kami masih di India, menikmati hidup, dan menyelesaikan cerita ajaib di e-book. Dengan sedikit keberuntungan, kisah ajaib ini akan membawa kami kembali ke rumah di Bulgaria," tandasnya. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya