Masriyah Amva, Pengasuh 1.200 Santri Dapat Penghargaan AJI

Reporter : Syahid Latif
Jumat, 22 Agustus 2014 21:23
Masriyah Amva, Pengasuh 1.200 Santri Dapat Penghargaan AJI
Perempuan berusia 52 tahun ini mendapat penghargaan karena dinilai gigih dan konsisten mempertahankan nilai-nilai toleransi masyarakat.

Dream - Pengasuh pondok Pesantren Kebon Jambu, Cirebon, Jawa Barat, Masriyah Amva, mendapat penghargaan SK Trimurti Award 2014 dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI). Perempuan berusia 52 tahun ini mendapat penghargaan karena dinilai gigih dan konsisten mempertahankan nilai-nilai toleransi masyarakat.

" Penghargaan ini adalah modal bagi saya untuk tetap bermakna bagi orang lain," tutur Masriah saat berpidato dalam acara penyerahan penghargaan SK Trimurti di Pusat Perfilman Usmar Ismail Jakarta, Jumat malam 22 Agustus 2014.

Masriyah dinilai berani mendobrak, melawan, dan berjuang di tengah gencarnya isu agama dan fundamentalisme di masyarakat. Memang, pondok pesantren yang dia pimpin berkembang menjadi pondok modern yang mengembangkan nilai-nilai pluralisme dan kesetaraan gender di kalangan santri dan masyarakat sekitarnya.

" Saya mengelola pesantren dengan 1.200 santri, setelah suami saya meninggal," kata Masriyah. Selain memimpin pesantren, dia juga aktif menuangkan sejumlah pemikirannya dalam buku dan novel.

Penghargaan SK Trimurti ini bukanlah penghargaan pertama yang dia terima. Sebelumnya, Masriyah sudah mendapat tiga penghargaan dari sejumlah lembaga, termasuk dari Kementerian Agama. " Saya ingin bermakna bagi orang lain. Dan mengelola keterpurukan setelah suami meninggal, menjadi kekuatan, dan bangkit," ujar Masriyah.

Penghargaan SK Trimurti diberikan kepada jurnalis atau aktivis perempuan yang berjuang untuk kebebasan berekspresi sekaligus untuk mengingat semangat jurnalis sekaligus menteri perempuan pada era Presiden Sukarno, SK Trimurti. Penghargaan tahunan ini sudah diberikan sejak 2008.

Beri Komentar