Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Tidak hanya keluarga, para sahabat sesama artis pun begitu kehilangan sosok komedian Budi Anduk. Senin 11 Januari 2016 pukul 14.45 WIB, Budi menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Dharmais, Jakarta Barat. Penyakit kanker paru-paru stadium 4 menggerogoti tubuhnya.
Salah satu sahabat yang begitu kehilangan yakni Parto 'Patrio'. Budi dan Parto mulai mengenal saat program komedi 'ngelaba' di salah satu stasiun televisi di tahun 1994.
" Sudah kurang lebih 10 tahun kita saling kenal. Budi sudah lama juga ikut dengan saya dari mulai asisten, koordinator penonton Ngelaba, bikin grup band dan sampai sekarang," kata Parto saat ditemui di Rumah Sakit Dharmais.
Parto pun menceritakan kronologis Budi sebelum akhirnya menjalani perawatan di Rumah Sakit Dharmais. " Inisiatif dengan yang lain membawanya dengan ambulans ke rumah sakit. Malam sabtu (9 Januari 2016) istri bawa ke rumah sakit Harum tetapi dokter angkat tangan. Ke persahabatan juga, baru kemudian ke Dharmais," tuturnya.
Menurut Parto, Budi sempat menolak diajak ke rumah sakit. " Kata almarhum enggak usah nanti juga sembuh sendiri. Ia orangnya keras. Dia menolak dibawa ke Dharmais. Pas saya jenguk kondisinya sudah tidak jelas. Sudah sulit bicara, Minggu (10 Januari 2016) sudah bisa telentang dan miring, tetapi langsung drop lagi. Tuhan berkata lain," ungkapnya.
Parto menyayangkan keterlambatan Budi menangani penyakitnya itu. Meski sebelumnya, mendiang memang pernah menjalani pengobatan alternatif. Di Cirebon, Budi Anduk bahkan pernah dirawat di sebuah rumah sakit di Cirebon karena paru-parunya kerendam air. " Budi enggak sampai tuntas karena menurut medis harusnya rutin pengobatan," tambah Parto.
Kini Parto pun mengikhlaskan sahabatnya berpulang dan akan dimakamkan dekat pusara ibunda Budi. " Satu area dengan ibunya. Saya minta doanya mudah-mudahan dilapangkan kubur, diampuni dosa dan diterima di sisi-Nya," ujar Parto.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya