Pengajian Anak Tuntun 12 Anak Suku Anak Dalam Ucap Syahadat

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 18 Juli 2016 16:00
Pengajian Anak Tuntun 12 Anak Suku Anak Dalam Ucap Syahadat
Ke-12 anak ini memutuskan masuk Islam karena melihat anak-anak Desa Sepintun pergi beramai-ramai mengaji ke rumah salah satu ustaz di sana.

Dream - Sebanyak 12 anak dari Suku Anak Dalam (SAD) yang kerap tinggal di hutan kawasan Jambi memilih Islam sebagai jalan hidupnya. Di hadapan ulama setempat KH Abdul Majid di Masjid Al Falah Kabupaten Sarolangun, Jambi, ke-12 bocah tersebut mengucapkan syahadat pada Kamis, 14 Juli 2016 lalu.

" Ke-12 anak SAD in sudah mantap memeluk Islam, tanpa paksaan. Kata mereka mau hidup normal dan kepingin pandai membaca Alquran. Mereka pun bertekad mondok di pesantren," ujar Majid.

Majid mengatakan 12 anak itu bermukim di Sepintun, Kecamatan Pauh, Sarolangun. Mereka memutuskan masuk Islam setelah melihat anak-anak Desa Sepintun pergi beramai-ramai mengaji ke rumah salah satu ustaz di sana.

Mereka tertarik dengan kegiatan anak-anak desa. Ke-12 anak SAD itu akhirnya memutuskan untuk ikut mengaji.

" Mereka mau memakai baju. Dan tidak telanjang lagi dengan hanya mengenakan cawat. Itu dilakukan karena mereka ingin pandai membaca Alquran," kata Majid.

Masuk Islamnya ke-12 anak ini merupakan kesekian kalinya kisah warga SAD yang menjadi mualaf. Sebelumnya, pada 23 Desember 2015, sebanyak lima Kepala Keluarga (KK) SAD atau dikenal dengan Orang Rimba kelompok Temenggung Jawat memutuskan masuk Islam.

Kebanyakan dari mereka adalah lansia dan dewasa. Beberapa di antaranya seperti Ummi Kalsum, 75 tahun, Marwah, 50 tahun, Azizah, 35 tahun, serta Hamzah, sembilan tahun dan Salimah, lima tahun.

" Mereka sudah terbuka dan bergaul dengan masyarakat kampung. Ini juga membuat pemahaman tentang Islam tumbuh dan menjadi bagian dari hidup mereka. Setelah merasa yakin, kelompok SAD ini siap masuk Islam," kata Direktur Eksekutif Kelompok Peduli Suku Anak Dalam (Kopsad) Provinsi Jambi, Budi VJ.

Selengkapnya, baca pada tautan ini.

Kirimkan tulisan atau kisah yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi

 

Beri Komentar
Indah Permatasari: Karena Mimpi Aku Hidup