Hendak Berpuasa, Ini Lafat Niat Puasa Muharram

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 10 September 2018 14:27
Hendak Berpuasa, Ini Lafat Niat Puasa Muharram
Disunahkan melaksanakan puasa sunah, terutama pada 9 dan 10 Muharram.

Dream - Muharram merupakan satu dari empat bulan haram. Bulan Muharram yang mengandung kemuliaan ini menjadi pembuka perhitungan kalender Hijriah.

Di bulan ini, banyak amalan sunnah bulan Muharram yang bisa kamu jalankan. Salah satunya adalah satu hari yang dianggap begitu mulia bernama Asyura. Hari itu jatuh pada tanggal 10 Muharram.

Umat Islam dianjurkan untuk mengisi hari tersebut dengan menjalankan ibadah puasa bulan Muhammar atau dikenal dengan istilah puasa Asyura. Tetapi, puasa tersebut dianjurkan diawali dengan Puasa Tasu'a pada 9 Muharram.

Keutamaan puasa ini termaktub dalam hadis riwayat Muslim dari Abu Hurairah RA.

Rasulullah SAW bersabda, " Puasa paling utama setelah Ramadan adalah puasa di bulan Allah, yakni bulan Muharram, sementara sholat paling utama setelah sholat fardlu adalah sholat malam."

 

1 dari 1 halaman

Ini Lafal Niat Puasa Muharram

Ketika kita ingin melaksanakan amalan sunah ini, maka dianjurkan untuk membaca niat puasa muhammad . Berikut niat Puasa Tasu'a.

 niat puasa tasu'a© dream.co.id

Nawaitu shauma ghadin 'an adaa'i sunnatit tasuu'aa lillaahi ta'ala.

Artinya,

" Aku berniat puasa sunah tasu'a esok hari karena Allah SWT."

Sedangkan niat Puasa muharram atau Asyura sebagai berikut.

 niat puasa asyura© dream.co.id

Nawaitu shauma ghadin 'an adaa'i sunnatil aasyuuraa lillaahi ta'aalaa.

Artinya,

" Aku berniat puasa sunah Asyura esok hari karena Allah SWT.”

Niat ini dianjurkan dibaca malam hari sebelum melaksanakan puasa. Tetapi, tidak batal puasa sunah jika niatnya dibaca usai matahari terbit.

Kewajiban membaca niat puasa di malam hari hanya berlaku untuk Puasa Ramadan. Selebihnya, apabila kita ingin berpuasa sunah lalu mengucapkan niatnya meski sudah tampak matahari, ibadah kita tetap sah.

Selengkapnya...

Beri Komentar