Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Akikah (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Anak adalah anugerah yang diberikan Allah SWT kepada setiap orangtua. Lewat anak, kebahagiaan rumah tangga terasa lengkap.
Setiap anak yang terlahir dianjurkan untuk diakikahi. Pelaksanaannya dianjurkan dalam waktu tujuh hari kelahiran dan bisa ditunda bagi yang belum mampu.
Sayangnya, ada banyak saudara kita yang kehilangan anak mereka di usia dini. Sementara akikah belum sempat mereka jalankan untuk anaknya yang meninggal.
Lantas, apakah sunah akikah tetap berlaku untuk anak yang meninggal?
Dikutip dari bincangsyariah.com, Imam An Nawawi dalam Al Majmu' Syarh Al Muhadzdzab menjelaskan, ulama berbeda pendapat menghukumi akikah bagi anak yang sudah meninggal. Perbedaan tersebut terangkum dalam dua pendapat.
Pendapat pertama menyatakan sunah akikah tetap berlaku meski anak sudah meninggal. Sedangkan pendapat ke dua menyatakan hukum pelaksanaan akikah gugur jika anak sudah tiada.
" Jika anak yang telah dilahirkan meninggal setelah berusia tujuh hari dari kelahiran dan setelah adanya kemampuan untuk menyembelih akikah, maka di sini ada dua pendapat sebagaimana disampaikan Imam Rafi'i. Pertama dan ini yang paling sahih, disunahkan untuk mengakikahi anak tersebut. Kedua, akikah gugur dengan meninggalnya anak tersebut."
Sebagian besar ulama sepakat menyatakan sebab akikah adalah lahirnya seorang anak. Sehingga, apabila anak meninggal, kesunahan akikah tetap berlaku.
Apabila orangtua berkenan melaksanakan akikah bagi anaknya yang sudah dipanggil Allah, maka anaknya dapat memberikan syafaat kepada orangtuanya di akhirat.
Dalam hadis riwayat Abu Daud dari Samurah bin Judub, Rasulullah Muhammad SAW bersabda,
" Setiap anak tergadai dengan akikahnya, pada hari ketujuhnya disembelihkan hewan untuknya, dan dicukur rambutnya kemudian diberi nama."
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan