Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Perjalanan seorang wanita asal Amerika Serikat, JF dalam mencari Islam dilaluinya dengan penuh liku. Awalnya JF begitu taat dengan agamnya namun lambat laun ada pergolakan dalam hatinya. Dia tiba-tiba memiliki banyak pertanyaan tentang agamanya saat usianya menginjak dewasa.
Saat JF bertanya tentang pertentangan-pertentangan yang dialami batinya, dia selalu mendapat jawaban yang sama. 'Yakini saja dan jangan bertanya'. Dia menjadi jengkel dengan semuanya, kecuali dia menyadari bahwa dirinya adalah ciptaan Tuhan. Sementara ini JF hanya mengandalkan hatinya bahwa ada penguasa di alam semesta ini dan dirinya adalah salah satu ciptaan-nya.
Tidak sampai setahun di SMA, JF belajar apa itu Islam. Guru sejarah JF memperkenalkan Islam sebagai bagian dari studi tentang dunia Arab.
Saat mendapat pelajaran singkat tentang teologi Islam dari guru sejarahnya, JF mendapat suatu kenyataan yang mengejutkan. Gurunya mengatakan bahwa ada satu miliar Muslim di dunia. Muslim percaya pada satu Tuhan. Islam adalah agama wahyu.
JF mendengarkan penjelasan gurunya itu dengan kagum. Dan gurunya menyebutkan seseorang yang belum pernah dia dengar: Muhammad. Gurunya menggambarkan Muhammad sebagai seorang pemimpin politik brilian yang mengaku telah menerima wahyu dari Allah, yang disebut 'Quran'. Menurut JF, guru sejarahnya itu menggambarkan Muhammad dengan akurat, namun tanpa cinta.
Penjelasan tentang Islam itu menggelitik JF. Dia ingin mencari tahu tentang wahyu yang dibawa oleh Muhammad ini yang bernama Quran.
Dari hari pertama sejak JF membelinya, Quran telah menjadi buku favoritnya. JF bahkan tidak akan memperlakukannya seperti bukunya yang lain. Buku tersebut seperti ingin dihormati dan dicintai. Cover depannya dirancang sangat indah dengan kulit dan ukiran emas di sisi-sisinya.
JF kemudian membaca Quran dengan penuh kesabaran. Sampai dia membaca Surah Al Anbiya, JF menemukan apa yang selama ini selalu mengganjal hatinya. JF begitu bahagia bahwa apa yang dicari-carinya bisa terjawab secara lengkap. JF pun menjadikan Islam sebagai agama alaminya.
Sekitar satu tahun setelah selesai membaca Quran, JF mengucapkan kalimat syahadat pada usia 16 tahun. Beruntung, orang tua JF menerima keputusannya itu sejak hari pertama dia menjadi mualaf.
Tak lama setelah JF mengenakan hijab di depan umum, ayahnya menerima beberapa selebaran yang memfitnah Islam dan Nabi Muhammad. Mereka sepertinya ingin memperingatkan ayah JF tentang 'kejahatan' dari agama yang dipeluk JF.
Namun ayah JF malah melemparkan semua selebaran itu dengan perasaan jijik. Ayah JF malah membeli beberapa buku tentang Islam yang ditulis oleh muslim. " Ayah ingin mempelajari tentang agama baru yang saya anut," kenang JF. Sikap orang tua JF itu membuatnya merasa diberkati.
Tujuh tahun sejak menjadi mualaf, JF menikah dan memiliki empat anak. Kadang-kadang saat melihat anak-anaknya, JF merasa telah diselamatkan dari sesuatu yang terlalu mengerikan untuk dibayangkan.
JF berharap tetap bisa hidup dalam kehidupan dan keimanan yang diberikan Allah. " Segala puji hanya bagi Allah. Dan semua berkat-Nya. Dan tidak ada yang patut disembah kecuali Allah," ucap JF. (Ism, Sumber: On Islam)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya