Dream - Masalah jerawat bukan hanya terjadi pada orang dewasa, bayi yang baru lahir juga bisa mengalaminya. Jerawat pada bayi ini biasanya muncul di minggu pertama setelah kelahiran.
" Penyebab benjolan merah kecil di wajah bayi dan sekitar tubuh atas pada bayi adalah jamur yang secara alami memang tumbuh di kulit," kata Miriam Weinstein, seorang dokter kulit.
Beberapa bayi memiliki reaksi lebih sensitif terhadap jamur. Ketika terdapat jamur di kulit langsung muncul benjolan kecil-kecil kemerahan, seperti jerawat. Kondisi tersebut dalam isitilah medis dinamakan pustulosis cephalic dan terjadi pada sekitar 20 persen bayi baru lahir.
" Untuk meredakannya bisa digunakan krim antijamur atau hanya menunggu saja," kata Weinstein.
Ia juga menyarankan untuk mencuci wajah bayi dengan air hangat, lalu segera keringkan. Sebenarnya jerawat bayi akan hilang dengan sendirinya ketika berusia tiga atau empat bulan. Jerawat bayi ini juga bisa dipicu oleh hormon.
Perawatan kulit bayi terbaik adalah menggunakan pembersih ringan dan pelembap ringan. Hindari penggunaan krim oklusif (seperti petroleum jelly) yang dapat memblokir pori-pori bayi.
Jangan memencet jerawat pada bayi karena dapat menyebabkan infeksi dan meningkatkan risiko jaringan parut.
(Sah/Sumber: Todays Parent)
Baca Juga: Pastikan Si Kecil Cukup Mendapat Asupan Protein `Growing Pains`, Nyeri Pemicu Anak Menangis Semalaman Kepala Anak Terbentur, Waspada Gegar Otak Teknik Mudah Redakan Perut Kembung pada Bayi Senam Bayi yang Bikin Fisik Si Kecil Jadi Lebih Kuat