Catat! Ini Stimulasi Penting Dari Usia 0 Hingga 18 Bulan

Reporter : Mutia Nugraheni
Selasa, 14 Maret 2017 18:02
Catat! Ini Stimulasi Penting Dari Usia 0 Hingga 18 Bulan
Bayi-bayi yang diberi stimulasi secara teratur akan memiliki kemampuan motorik dan bahasa yang lebih baik.

Dream - Selama 18 bulan pertama, Anda pasti akan melihat buah hati mengalami perkembangan pesat. Kebiasaan tidur, makan dan kemampuannya juga berubah dan serta meningkat. 

Meski bayi akan tumbuh sesuai dengan usianya, stimulasi juga harus dilakukan. Bayi-bayi yang diberi stimulasi secara teratur akan memiliki kemampuan motorik dan bahasa yang lebih baik.

Stimulasi ini bisa dilakukan ayah, ibu atau pengasuhnya di rumah. Catat dan selalu ajak si kecil bermain sambil memberikan stimulasi berikut sesuai usianya.

Usia 0-6 bulan
Setelah melahirkan, bayi hanya tahu caranya menangis dan makan, tapi ketika mereka mencapai usia 6 bulan, mereka akan tertawa, berguling, mengoceh, bahkan mulai merangkak.

Aktivitas yang bisa dilakukan adalah buat mereka tengkurap dan taruh mainan di sekelilingnya. Hal ini bisa menguatkan otot, leher, bahu, dan badannya. Bisa juga mengambil
mainan berbunyi dan bunyikan sejauh mungkin sehingga anak bisa meraihnya. Hal tersebut bisa melatih penglihatan anak.

Usia 6-12 bulan
Ini masa transisi dari bayi ke balita. Saat usia 6 bulan, mereka hanya bisa bergerak di tempat. Di usia 12 bulan, mereka bisa berdiri atau bahkan berjalan. Fokusnya paling besar adalah
mengembangkan pikirannya.

Aktivitas yang bisa dilakukan, mainkan saklar lampu. Gendong anak Anda dan demonstrasikan cara Anda mematikan lampu sambil beritahukan pada anak tentang lampu nyala dan mati lalu
ajak mereka untuk mencobanya.

Anak-anak pasti akan senang karena mereka bisa memberikan dampak pada dunia di sekelilingnya. Bermain ciluk ba juga bisa membantu bayi Anda dalam perkembangannya seperti mempelajari dampak dan penyebab dan kehadiran benda.

12-18 bulan
Saat bayi Anda menjadi balita, yang paling disorot adalah perkembangan bahasanya. Usia tersebut adalah usia yang tepat untuk mempelajarinya kosakata baru. Aktivitasnya bisa dengan memberikan petunjuk pada anak bisa menyenangkan seperti " tepuk tangannya" atau " lambaikan tangan" sambil tentunya Anda peragakan.

Tujuannya bukanlah agar anak Anda menurut dengan apa yang Anda katakan, tapi lebih ke arah peningkatan bahasa dan kemampuan komunikasinya. Atau dengan menggunakan buku atau foto binatang. Anda bisa tanyakan hewan apa ini dan bagaimana cara hewan itu bersuara yang membantu melatih otot pada mulut bayi.

Laporan Gemma Fitri Purbaya


Sumber: Health Line

 

Beri Komentar