Cube Two X/ Foto: Nestron
Dream - Rumah mungil dengan fasilitas secukupnya dan praktis kini jadi pilihan banyak generasi milenial. Terutama bagi mereka yang lebih memilih konsep hidup minimalis.
Hal tersebut membuat tren perkembangan rumah mungil dengan fasilitas modern. Salah satunya adalah Nestron, produsen rumah mini yang berbasis di Singapura. Salah satu produknya adalah Cube Two X yang memiliki desain futuristik.

" Kami menarik inspirasi desain dari sci-fi dan citra pesawat ruang angkasa, dan menciptakan Cube Two X agar terlihat seperti sesuatu yang datang dari masa depan," kata TzeYan Law, perwakilan Nestron, dikutip dari Dwell.
Sebelumnya, Nestron sudah membuat rumah mini seri Cube dan menerima banyak permintaan untuk unit yang lebih besar dengan opsi dua kamar tidur. Nestron pun akhirnya membuat Cube Two X.
© Dream
Rumah mini ini dilengkapi dua kamar tidur dan terdapat area ruang tamu. Strukturnya terdiri dari rangka baja yang dibungkus dengan lapisan plastik yang diperkuat serat (FRP) yang dapat menahan panas ekstrem dan bencana alam.
" Semua produk kami dibuat dengan bahan dengan ketahanan tinggi. Panel dinding eksterior FRP cenderung tidak berkarat atau terkorosi, dan tahan dalam suhu tinggi, lingkungan yang keras, dan kondisi cuaca ekstrem, termasuk gelombang panas, angin topan, dan gempa bumi," ujar Law.

Rumah Cube Two X memiliki tepi melengkung dan teknologi yang dikontrol suara memberikan nuansa futuristik dalam rumah. Dilengkapi dengan furnitur built-in yang membantu memaksimalkan ruangan.
" Tidak ada instalasi yang diperlukan pada saat kedatangan. Sama seperti cara kerja mesin cuci, jika ingin tinggal di dalamnya hanya membutuhkan kontraktor lokal untuk menutup soket listrik dan pasokan air dan kemudian Cube Two X adalah rumah yang berfungsi penuh," ungkap Law
Ada fitur pintar lainnya yang bisa dipilh. Seperti lantai berpemanas listrik, cermin pintar, sistem musik, dan kompor listrik tersembunyi. Ingin tinggal di dalamnya?
© Dream
Dream - Rumah dari kontainer bekas kini memang sedang diminati dan menjadi tren. Material bekas jadi pilihan utama bagi mereka yang ingin membuat hunian ptaktis sekaligus ramah lingkungan.

Seperti sebuah rumah yang berlokasi di Tiny, Ontario, Kanada. Terbuat dari material bekas, bukan berarti memiiki desain yang seadanya, justru rumah yang dibangun perusahaan Northern Shield Development ini sangat mewah.

Dikutip dari AirBnb rumah ini memiliki menggabungkan nuansa industri modern dengan baja dan balok kayu. Mempertahankan nuansa pondokan yang nyaman dengan aksen industrial bertekstur lembut.
© Dream
Kontainer dibangun di atas pondasi tiang heliks, terisolasi dari dalam dan luar untuk mencegah kondensasi dan memiliki sistem HRV untuk mengatur kualitas udara di dalam rumah.

Dari luar rumah tampak kokoh dan megah. Interiornya juga dibuat dengan nyaman, perpaduan rustic dan modern, dengan aksen baja ekspos, kayu, serta perabot dan peralatan modern.

Pemandangannya merupakan pepohonan tinggi yang tentunya sangat asri. Merupakan rumah liburan nyaman yang bisa jadi tempat melarikan diri dari rasa jenuh.

Ingin menginap di dalamnya? Jika penasaran, rumah ini bisa disewa selama beberapa hari.
Sumber: Youtube Exploring Alternatives
© Dream
Dream - Tinggal di rumah yang dikelilingi pepohonan jadi impian bagi beberapa orang. Terutama bagi mereka yang ingin mencari ketenangan dan jauh dari kesibukan kota.
Sebuah rumah yang berlokasi pinggiran Moskow, Rusia menawarkan desain tempat tinggal yang sangat unik. Rumah tersebut bernama Hill House yang atapnya ditutupi rumput.

Foto: Nikita Kapiturov Snegiri Architects
Dikutip dari Dwell.com, rumah berdesain dramatis ini dibangun oleh firma Snegiri Architects yang berbasis di St. Petersburg, Rusia. Sengaja dibuat agar penghuni merasa benar-benar menyatu dengan alam dan energi yang digunakan 90 persen lebih sedikit dari tempat tinggal biasa.
" Dirancang untuk mereka menyukai inovasi," kata arsitek rumah tersebut, Nikita Kapiturov.
© Dream
Atap rumah tersebut berbentuk miring dan dipenuhi dengan tanaman Stonecrop dan Chamomile. Pondasi rumah menggabungkan teknologi pelat Swedia yang membantu mendinginkannya, menjaga struktur agar tahan dingin dan tahan terhadap embun beku.

Foto: Nikita Kapiturov Snegiri Architects
Sebagian besar struktur jendela dan pintu diposisikan di sisi rumah yang mendapat cahaya matahari agar membantu menjaga tempat tinggal tetap hangat di cuaca yang dingin. Sengaja dipasang pintu kaca di area teras agar rumah mendapat pencahayaan alami dari matahari secara maksimal.
Menarik bukan?