Babe Cabita
Dream - Bagi penyuka ikan hias, memiliki kolam di rumah merupakan sebuah dambaan. Memelihara ikan dengan motif cantik dan bisa melihatnya setiap hari, setiap saat. Hal ini dirasakan betul oleh komika, Babe Cabita.
Pria berambut kribo ini rupanya sangat hobi memelihara ikan hias. Sayangnya, ia tak punya cukup lahan untuk membuat kolam. Sebuah ide seru pun dibuatnya yaitu membuat kola ikan di balkon lantai dua rumahnya.
Lewat YouTube channelnya, Babecabita. Ia memperlihatkan dalam beberapa video, proses membuat kolam ikan di balkon. Tentunya dibutuhkan perencanaan konstruksi yang matang.

Mulai dari menyiapkan rangka, membuat kolam, lapisan hingga pipa air. Kekuatan material juga jadi pertimbangan utama karena kolam akan dilapisi kaca tebal di balkon agar keindahan ikan bisa terlihat dari kejauhan.
© Dream
Setelah kolam berhasil dibuat, Babe menyiapkan banyak ikan Koi yang bermotif cantik untuk ditaruh di dalamnya. Hasilnya begitu indah. Area balkonnya juga begitu asri karena ia juga menghiasnya dengan beberapa tanaman.

" Sekarang jadi tempat favorit aku untuk nongkrong, pagi-pagi, subuh-subuh, udah gitu sore menjelang Maghrib, paling enak duduk di sini," kata Babe dalam YouTube channelnya.

Tampilan kolam ikan tersebut makin keren saat malam hari. Kolam diberi penerangan sehingga terlihat sangat menarik perhatian dari kejauhan. Bisa jadi inspirasi, Sahabat Dream.
© Dream
Dream - Suara aliran air bagi beberapa orang bisa untuk meredakan stres dan penat. Biasanya, suara tersebut berasal dari kolam ikan, sungai dan air terjun yang berada di luar rumah.
Bagaimana kalau memasukkan suara tersebut ke dalam rumah? Seperti yang dilakukan pemilik akun Instagram @rumaalima. Lewat foto dan video yang diunggahnya di Instagram, ia membagikan desain kolam ikan mungil di dalam rumahnya.

Foto: Instagram @rumaalima
" Kolam koi indoor ini berukuran Panjang 260 cm x Lebar 60 cm x Kedalaman 90 cm. Tidak besar tapi cukup untuk healing space di rumahku. Adanya kolam koi mungil ini bener-bener memberikan vibes rumah tropis pegunungan dengan membawa suara aliran air ke dalam rumah yang menenangkan," tulisnya.

Foto: Instagram @rumaalima
© Dream
Kolam mungil ini dibangun di area tengah rumah. Bagian atasnya berupa atap semi terbuka yang memungkinkan cahaya dan udara masuk ke dalam

Foto: Instagram @rumaalima
Tanamah hijau berukuran sedang dan mungil ditaruh di sekitar kolam membuat suasana jadi makin asri. Area dindingnya juga diberi aksen batu alam.

Foto: Instagram @rumaalima
Bisa jadi inspirasi bagi Sahabat Dream yang ingin membuat sudut asri di dalam rumah. Sangat menarik.
Sumber: Instagram @rumaalima
© Dream
Dream - Area bawah tangga seringkali membuat bingung pemilik rumah. Terkadang dijadikan area penyimpanan, tapi tampak berantakan dan tak efisien. Ada juga yang memanfaatkannya menjadi kolam ikan dalm rumah agar terasa asri.
Bagi yang memiliki balita, kolam ikan bukanlah pilihan aman. Tak heran kalau sudut bawah tangga ini kerap disebut dead space, karena seringkali kehabisan ide untuk menata dan menjadikannya lebih fungsional.
Tymar Nurhasan, seorang arsitek yang berbasis di Klaten dan founder MTR Architect membagikan pengalamannya merancang area bawah tangga jadi taman kering.

" Hendaknya setiap sudut ruangan mampu menjadi elemen dekoratif. Ruang kosong dibawah tangga salah satu dead space yang seringkali membuat gemas. Awalnya ruang bawah tangga difungsikan sebagai kolam ikan koi. Kami mencoba menawarkan ide dengan tema yang kontras, mulanya dengan tema air ke tema desert," tulis Tymar di akun Instagramnya @tymar_nurhasan.
© Dream
Area bawah tangga tersebut lalu dibuat taman kering. Ditaruh beberapa tanaman kaktus, lalu dipercantik dengan bebatuan berwarna putih.

" Pemilihan tema desert menggunakan elemen utama kaktus dan batu. Kaktus mempunyai sifat tidak membutuhkan banyak air dan memerlukan cahaya matahari cukup," ungkap Tymar.
Hasilnya sangat menarik dan unik. Sudut bawah tangga tetap terlihat apik dan asri. Mungkin bisa jadi inspirasi bagi Sahabat Dream yang sedang ingin menata rumah, khususnya di area bawah tangga.