Air Cucian Beras (Foto: Shutterstock)
Dream - Mencuci beras tentunya kita lakukan saat ingin memasak nasi. Biasanya, air bekas mencuci beras tersebut kita buang begitu saja. Padahal air tersebut bisa dimanfaatkan untuk membersihkan banyak barang.
Sabrina Wang, seorang pakar kesehatan, punya kebiasaan untuk selalu menggunakan pembilasan beras untuk membersihkan piring, meja, dan peralatan dapur. Rupanya, ini ada trik turun temurun dari nenek dan ibunya.
“ Ini adalah sesuatu yang masih dilakukan banyak orang di Tiongkok sampai hari ini,” kata Wang, yang sekarang tinggal di Vancouver, Kanada, seperti dikutip dari Apartment Theraphy.
© Dream
Kebiasaan menampung air cucian beras dan menjadikannya formula pembersih, sangat umum di Tiongkokng. Saat dicuci, air beras atau di Indonesia disebut tajin mengandung sedimen tepung dan pati.
Termasuk kandungan mineral, yang membuat air tersebut jadi bersifat abrasif. Membuatnya efektif untuk membersihkan apa pun dan dan menghilangkan kotoran.
© Dream
Tips ini juga diungkapkan pakar kuliner Tiongkok, Grace Young dalam bukunya " The Wisdom of the Chinese Kitchen" . Ia menjelaskan bahwa orang-orang Tiongkok secara tradisional menggunakan air beras bertepung untuk membersihkan wajan dan peralatan masak lainnya.
Sayangnya, air beras tak bisa membersihkan permukaan berminyak. Pembersih ini sangat bagus dalam membersihkan endapan mineral, seperti lapisan air keras atau noda karat ringan.
© Dream
Rendam secangkir beras mentah dalam dua gelas air. Dengan cepat aduk-aduk nasi sampai larutan berwarna susu. Gunakan saringan untuk mengeluarkan nasi dari air (nasi yang sudah dicuci siap untuk dimasak.
Celupkan kain bersih ke dalam air beras dan gunakan untuk membersihkan benda atau meja dapur. Jika jumlahnya cukup banyak, bisa disimpan dalam botol kedap udara atau toples. Selamat mencoba!