Jangan Lupa Beri Pelukan Hangat untuk Anak Lelaki

Reporter : Mutia Nugraheni
Kamis, 20 Juli 2017 15:02
Jangan Lupa Beri Pelukan Hangat untuk Anak Lelaki
Cenderung melemahkan pada anak perempuan, sementara sedikit empati pada anak laki-laki. Padahal harusnya tak demikian.

Dream - Dalam membesarkan anak perempuan dan anak lelaki memang terdapat perbedaan. Tapi satu yang pasti, kebutuhan emosi mereka sebaiknya selalu dipenuhi dan dirasakan oleh orangtua.

Mungkin selama ini, Anda sebagai orangtua lebih menunjukkan rasa empati pada anak perempuan. Misalnya saat ia menangis, lebih banyak mengelus rambutnya, memberi pelukan bahkan menggendongnya lebih lama.

Sementara saat menghadapi anak lelaki yang menangis, orangtua cenderung lebih 'dingin', hanya membujuk lewat kata-kata dan meminta mereka meredakan sendiri tangisnya. Orangtua, menurut penelitian yang dilakukan tim dari Emory University, Amerika Serikat, memiliki sikap yang sangat bebeda saat menghadapi anak lelaki dan perempuan.

" Cenderung melemahkan pada anak perempuan, sementara sedikit empati pada anak laki-laki. Padahal harusnya tak demikian. Anak lelaki dan perempuan sebaiknya dihadapi dengan cara yang bijak, baik saat harus menunjukkan empati atau ketika memotivasi mereka," ungkap dr. Edward Tronick, salah satu peneliti.

Dari temuan tim peneliti, para ayah lebih sering tersenyum, sensitif dan menggunakan bahasa 'analitikal' saat menghadapi anak perempuannya dibandingkan ketika menghadapi anak lelaki. Padahal anak lelaki membutuhkan dukungan emosi yang lebih banyak.

Para ibu secara naluriah ternyata mengetahui hal tersebut tanpa disadar. Menurut Tronick, bahkan para ibu secara tak sadar berinteraksi lebih pada balita laki-lakinya dibandingkan balita perempuan karena para anak lelaki ini lebih butuh dukungan dalam mengontrol emosi mereka.

" Artinya membangun kestabilan dan kemampuan mengontrol emosi pada anak lelaki dibentuk sejak balita. Jika anak lelaki Anda jatuh kesakitan dan menangis, sebaiknya jangan merespons dengan 'tidak masalah, ayo bangun'. Anak justru butuh diberi kenyamanan dengan dipeluk dan diberitahu kalau semua akan baik-baik saja," ujar Tronick.

Kebiasaan menyembunyikan emosi pada anak lelaki ini bisa dibilang karena kebiasaan mengasuh dari orangtua. Untuk itu, ajarkan pada anak lelaki dan perempuan untuk mengungkapkan emosinya. Baik saat kesal, marah atau bahagia. Pelukan, ciuman hangat di pipi atau senyum manis untuk anak lelaki justru akan membuatnya lebih sehat secara emosi.

 

Sumber: Fatherly

 

Beri Komentar