Payudara Bengkak dan Demam Saat Menyusui, Segera Periksa!

Reporter : Mutia Nugraheni
Selasa, 9 Mei 2017 12:06
Payudara Bengkak dan Demam Saat Menyusui, Segera Periksa!
Jika dibiarkan, kondisi ibu bisa semakin parah dan makin sulit menyusui.

Dream - Masa-masa awal menyusui rasa nyeri pasti dirasakan para ibu. Terutama di area puting karena masih harus beradaptasi dengan isapan bayi. Kadang rasa nyeri juga disertai demam tinggi hingga 40 derajat celcius.

Kondisi tersebut tentunya sangat menyiksa bagi ibu. Apalagi ibu yang baru melahirkan pasti kurang tidur, disertai nyeri, sakit kepala dan demam. Gejala-gejala tersebut merupakan gejala
khas mastitis, yaitu peradangan pada jaringan payudara.

Peradangan atau infeksi bisa terjadi karena adanya bakteri yang masuk melalui mulut bayi lalu menginfeksi kelenjar susu. Bakteri seringkali masuk melalui luka di puting.

" Infeksi mastitis ini sering terjadi 3 bulan setelah melahirkan. Tapi ada juga yang tak lama setelah melahirkan. Ketika payudara terasa sangat kencang, nyeri, bengkak hingga terlihat
pembuluh darah dan disertai demam 38 derajat, segera konsultasi dengan dokter. Bisa dengan dokter umum atau dokter laktasi," ujar Ross Wahlberg, seorang konselor laktasi, seperti
dikutip dari Aeroflowinc.

Jika dibiarkan, kondisi ibu bisa semakin parah dan makin sulit menyusui. Bayi pun berisiko kekurangan asupan karena sulit mendapat ASI dari ibu. Dokter bisa saja memberikan antiobiotik atau mengambil tindakan lain jika dirasa infeksi mastitis dalam keadaan yang sangat parah.

Untuk penanganan awal, bisa dilakukan kompres payudara menggunakan handuk lembut yang telah dibasahi dengan air hangat. Kompres selama sekitar 2 menit. Berikan juga pijatan lembut pada payudara untuk mengurangi level rasa nyeri.

" Apabila menyusui langsung sangat kesakitan, untuk mengurangi pembengkakan, bisa memompa ASI agar kondisi payudara tak terlalu nyeri karena bengkak. Akan lebih nyaman jika memompa menggunakan tangan jika terdapat luka di puting," kata Wahlberg.

 

 

Beri Komentar