Dream - Lahir dan dibesarkan di Medan, Ariy Arka kini terlarut dalam ingar-bingar Jakarta. Pria 35 tahun itu tidak menyangka akan bergelut dengan pola busana. Sebelum menjadi desainer, Ariy Arka merasa dirinya hanyalah seorang pria lulusan jurusan ekonomi. Hobi mendesain yang ditekuninya sejak belia mengantar Ariy Arka ke panggung fashion pertamanya hingga saat ini telah menggandeng para pengrajin tenun di Lombok Timur. Kini sudah ada 24 pengrajin di bawah naungannya.
Berbaga konsep terus ia gali untuk memberi kesan fresh pada koleksinya. Ariy Arka mulai keluar dari zona nyaman untuk bermain dengan busana wanita. Sedikit boyish dengan sentuhan feminin, tak keluar dari DNA Ariy Arka. "Untuk mencapai signature sampai saat ini banyak sekali eksperimennya. Aku enggak bisa keluar dari boyish, loose dan oversized," imbuh Ariy. (Deki Prayoga/Dream)
Hak Cipta Foto: Deki Prayoga/DreamAdvertisement

Pluang Luncurkan Saham Indonesia, Gabungkan Akses Pasar Global dan Domestik dalam Satu Aplikasi


MEMAHAMI HPV PADA ANAK LAKI-LAKI: MENINGKATKAN KESADARAN KESEHATAN GENERASI MASA DEPAN

Dukung Kartini Masa Kini, Sasa Hadirkan Solusi Masak Lezat Habis Tanpa Sisa

Dukung Kartini Masa Kini, Sasa Hadirkan Solusi Masak Lezat Habis Tanpa Sisa

MEMAHAMI HPV PADA ANAK LAKI-LAKI: MENINGKATKAN KESADARAN KESEHATAN GENERASI MASA DEPAN
