Dream - Kematian Intan Olivia, bocah manis 2,5 tahun korban aksi bom molotov di Gereja Oikumene, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda, pada Minggu pagi 10.15 Wita memunculkan reaksi simpati ke berbagai wilayah negeri.
Aksi seribu lilin dan aksi pesan damai lainnya dilakukan masyarakat Indonesia di berbagai tempat. Tak cuma di Jakarta tapi juga di Pontiana, Kalimantan Barat.
Sejumlah warga Pontianak mengikuti aksi seribu lilin untuk Intan Olivia Marbun di Bundaran Digulis Pontianak, Kalimantan Barat. Aksi yang menyerukan Pesan Damai Dari Khatulistiwa tersebut, mendoakan Intan Olivia Marbun. (Ism, Sumber: Antara Foto)
Sejumlah kerabat dan personel TNI serta Polri mengangkat peti jezanah Intan Olivia (2,5) menuju peristrahatan terakhir di Pemakaman Kristen Putaq di Desa Loa Duri Ilir, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Selasa (15/11). Intan Olivia merupakan korban tewas akibat ledakan bom Gereja Oikumene di Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda, pada Minggu pagi sekitar pukul 10. 15 Wita. ANTARA FOTO/Amirullah.
Hak Cipta © DREAM.CO.IDAdvertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres
