Dream - Wajah cantik itu tampak menonjol diantara tumpukan barang di Pusat Pelatihan Militer Kabul, Afghanistan. Zainab, wanita itu menjadi kadet di Sekolah Calon Perwira bagi Kepolisian Nasional Afghanistan. Pusat pelatihan ini berada sekitar delapan kilometer sebelah timur dari ibukota.
Bukanlah soal gampang bagi wanita untuk menjadi polisi atau tentara di Afghanistan. Mereka harus mendapatkan persetujuan dari keluarga. " Seluruh keluarga mendukung ketika saya bergabung dengan kepolisian," kata Zainab, dalam sebuah penyataannya yang dikutip New York Times, April lalu. Namun tunangannya berpikir sebaliknya. Tunangannya mengancam akan membunuhnya. Dengan menodongkan pisau tunangannya memaksa Zainab membatalkan niatnya bergabung dengan kepolisian Afghanistan.
Sejak lima tahun lalu, pemerintah Afghanistan sendiri menjalankan program merekrut 10 persen dari jumlah angkatan darat dan polisinya adalah wanita. Namun hingga kini dari 170.000 tentara di Angkatan Darat Nasional Afghanistan, jumlah wanita hanya beberapa ratus saja.
Berikut sejumlah koleksi polwan Afghanistan saat pelatihan dan saat mereka bertugas.