Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Dream- Atalia Praratya, sempat curhat di hadapan ratusan hijabers yang memenuhi undangan Hijabers Community Bandung (HCB) Grand Hotel Universal, Bandung, Minggu 21 Februari 2016 kemarin.
Mengenakan hijab abu-abu dan merah, Atalia mengungkapkan, sebagai istri Wali Kota Bandung harus bisa menahan diri. Ia tidak bisa lagi bebas berkata atau berbuat seperti masyarakat umum.
Contohnya di media sosial saat ini marak mengulas isu Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender alias LGBT hingga hijab syari. Pembahasannya cenderung menghakimi.
" Tapi yang disayangkan ada judgement bahwa mereka tidak lebih baik dari kita,” katanya.
Sebagai seorang muslim, kata dia, memang memiliki kewajiban mensyiarkan yang baik. Namun perlu diingat, “ Hasil akhir kita serahkan kepada Allah,” katanya.
Menurutnya, setelah melakukan syiar kebaikan lebih baik mulai serius membenahi kesalahan diri sendiri, daripada sibuk memikirkan kesalahan orang lain. “ Berbaik-baiklah memperbaiki diri sendiri bukan malah sibuk memperbaiki orang lain,” ujarnya.
Ia mengaku mulai berhijab sejak 2003. Dulu, kata dia, perempuan berhijab hanya satu dua. Kini, banyak sekali perempuan berhijap. Artinya, ada energi positif yang membuat orang ramai-ramai mengenakan hijab.
Ia juga mengungkapkan, hampir dua tahun ini menjalankan peran sebagai istri Wali Kota Bandung sekaligus menjabat Ketua PKK Kota Bandung. Sebelum menjadi istri Wali Kota, kata dia, awalnya dirinya berpikir semua masalah akan mudah diselesaikan.
Namun setelah menjadi istri Wali Kota, ternyata tidak seperti yang dipikirkan. Ia mengaku sibuk menjalankan berbagai agenda.
Pagi tadi sebelum berangkat menghadiri acara HCB, ia dan suaminya melaunching program kantong plastik berbayar di Kota Bandung. Ia berharap HCB ikut mendukung program tersebut.
Semua kesibukan sebagai istri Wali Kota, kata dia, tentu bisa disikapi dengan manajemen yang tepat. “ Jadi semua ada hikmahnya. Tinggal bagaimana memanajnya,” ucapnya.
Ia pun menyampaikan pesan khusus kepada anggota HCB yang jumlahnya mencapai lebih dari 500. Menurutnya lewat acara pengajian ini banyak sekali manfaat yang bisa dipetik, mulai silaturahmi, berbagi informasi pekerjaan atau bisnis, hingga membahas tema-tema yang sedang hangat di masyarakat.
“ Ketika kita berada di sini baik untuk menjaga kualitas, sebab kesolehan bukan buat diri kita sendiri saja,” katanya.
Menurutnya, kesolehan harus berbagi dengan orang lain. Agar orang lain menjadi lebih baik. Ia pun mengajak HCB untuk menggelar kegiatan di masyarakat, bukan hanya kegiatan di lingkungan hijabers saja.
“ Maka coba HCB membuat kegiatan di masyarakat, misalnya gerakan pungut sampah, antikorup, buktikan HCB untuk masyarakat lebih baik,” katanya.
Setelah menyampaikan tausiyahnya, Atalia kemudian membagi-bagikan voucher kepada hadirin. Ia melontarkan sejumlah pertanyaan untuk dijawab hadirin.
(Ism, Laporan Iman Herdiana/ Merdeka.com Bandung)
Istri Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Atalia Praratya, di acara Pengajian Akbar Februari yang digelar Hijabers Community Bandung (HCB) di Grand Hotel Universal, Bandung, Minggu (21/2)
Hak Cipta © DREAM.CO.IDAdvertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang