Lama Tak Muncul, Begini Kondisi Mat Solar

Reporter : Amrikh Palupi
Senin, 17 September 2018 13:15
Lama Tak Muncul, Begini Kondisi Mat Solar
Mat Solar ternyata memiliki seorang putra yang menjadi mahasiswa berprestasi di kampusnya.

Dream - Lama sudah tak muncul di layar kaca, komedian senior Mat Solar terlihat menghadiri wisuda putranya Mikhail Ali Shidqi di Institut Teknologi Sepuluh November (ITS). Sang putra bahkan menjadi salah satu mahasiswa berprestasi di universitas tersebut. 

Prestasi sang putra bahkan diulas secara khusus dalam sebuah artikel yang dimuat di situs kampus tersebut, www.its.ac.id. Artikel itu membahas tentang kegiatan wisuda ke-118 di ITS pada Sabtu, 15 September lalu.

Kehadiran Mat Solar dalam wisuda putranya bahkan mendapat perhatian khusus dari Rektor ITS, Prof Ir Joni Hermana MScES PhD. Sang rektor mengaku terharu dengan kehadiran komedian bernama asli Nasrullah itu meski dalam kondisi sakit.

" Ini adalah contoh orang tua yang sangat baik dalam melaksanakan tanggung jawabnya," puji guru besar teknik lingkungan ini. 

Dalam foto yang diunggah di akun Facebook ITS Media Center, memang tampak kondisi komedian yang tenar lewat sinetron Bajaj Bajuri ini sudah sangat berubah.

Mat Solar hadir dalam wisuda putranya dengan menggunakan kursi roda. Dia hadir mengenakan pakaian berwarna putih. Disebelahnya sang putra yang baru bergelar sarjana mengenakan pakaian wisuda.

Perawakan Mat Solar juga terlihat tak segemuk seperti saat aktif bermain sinetron. Dia bahkan hanya bisa duduk di kursi roda dan wajahnya pun terlihat sudah tidak secerah dulu seperti ciri khasnya saat melawak.

 

1 dari 3 halaman

Ini Sosok Putra Mat Solar

Mikhail, putra Mat Solar, diketahui menempuh pendidikan teknik sistem perkapalan di ITS. Selama menjadi mahasiwa, Mikhail dikenal sebagai mahasiswa berprestasi.

Mikhail tergabung dalam tim Marine Solar Boat serta mampu berkontribusi untuk merancang perahu bertenaga surya. Bahkan perahu yang bernama Jalapatih karya timnya sempat meraih juara III dalam Solar Boat Competition 2018 di Belanda, belum lama ini.

Menanggapi wisuda putranya, Mat Solar berharap agar para lulusan teknik sistem perkapalan ITS dapat mempraktikan ilmu dasar yang diperolehnya untuk masa depan kehidupannya mendapat.

“Wisudawan ini memiliki banyak pengetahuan tentang pemanfaatan sumber daya laut, sangat rugi apabila tidak bisa diimplementasikan pada negara Indonesia,” ungkap pria asli Betawi ini.

 

2 dari 3 halaman

Mat Solar Singgung Soal Habibie

Menurut Mat Solar, kampus ITS selama ini sudang sangat membantu perkembangan kemaritiman di Tanah Air. Contoh kecilnya adalah berdirinya PT PAL yang dibangun presiden ketiga, BJ Habibie.

“Habibie membangun PT PAL karena ada kampus ITS, kampus yang juga dikenal sebagai kampus maritim,” imbuh pria yang juga pernah bermain di sinetron Tukang Bubur Naik Haji ini.

Namun, lanjut Mat Solar, Indonesia saat ini menghadapi tantangan yang sangat besar dalam mengelola laut yakni mengubah lautan yang luas menjadi daratan. Maksudnya, pola hidup bangsa yang tidak selalu berada di darat. “Pola hidup di laut artinya memanfaatkan luasnya laut Indonesia,” tutur pria yang pernah berkuliah di jurusan Sosiologi Universitas Indonesia ini.

3 dari 3 halaman

Kabar Terbaru Mantan Personel `Blink` Sivia Azizah

Dream - Lama tak terdengar kabarnya, ternyata Sivia Azizah kini tengah menikmati profesi barunya sebagai penyiar sebuah radio nasional.

Walaupun tidak memiliki latar belakang yang menunjang karirnya, tapi perempuanlulusan ESMOD jurusan Fashion Design ini cukup lihai dalam berbicara di belakang mikrofon.

" Sebelumnya enggak bertujuan untuk jadi penyiar. Tapi, dulu sempat diminta untuk jadi bintang tamu dan ikut siaran. Ternyata, potensial juga untuk jadi VJ," kata mantan personil 'Blink' ini di Cerita Rasa Restaurant, Jakarta Selatan, 27 Agustus 2018.

Silvia

Foto : Akun @siviazizah

Setelah kesempatan tersebut, perempuan 21 tahun ini menjalani training dan berhasil menjadi penyiar. Keberhasilannya juga didukung kebiasaannya yang cerewet.

" Pertamanya memang diminta jadi bintang tamu. Lama-lama, sekitar dua minggu latihan, lalu jadi penyiar. Memang dasarnya suka ngomong, ketika dikasih microphone jadi terlihat bakat terpendamnya," imbuh perempuan yang belum lama berhijab ini.

Kini, penyanyi berwajah imut ini disibukkan dengan profesi barunya hari Sabtu dan Minggu setiap pukul 6 pagi hingga 1 siang. Meski harus bekerja selama 7 jam, ia tetap menikmatinya. Hal ini pun tidak terlepas dari dukungan fansnya.

" Mereka support banget karena aku memang terkenal bawel dari dulu. Sekarang mungkin tantangannya hanya cari konten dan menemukan style khas aku sebagai penyiar," ungkap penyanyi berdarah Minang ini.

Selain disibukkan dengan jadwal siaran, diam-diam ia masih mencintai dunia musik. Terlepas dari profesi utamanya sebagai penyiar, Sivia masih ingin disebut sebagai penyanyi.

Tidak sekedar mengidam-idamkan julukan, mantan peserta Idola Cilik musim pertama ini juga sedang memproduksi single baru yang akan dipublikasikan September mendatang.

" Sebenarnya, lagi padat banget menyiapkan single dengan Asta Andoko (RAN) dan siaran. Launching September ini inshaaAllah. Penginnya mini album, tapi single dulu. Lagi sibuk prepare foto, konsep video klip dan lain-lain," tuturnya

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More